Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Hujan Lebat, Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Cegah Hujan Lebat, Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Gubernur Jakarta Pramono Anung (kedua kiri) meninjau kondisi tanggul Baswedan yang jebol di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (4/11). Tanggul Baswedan tersebut jebol Kamis (30/10) akibat hujan deras serta meluapnya aliran Kali Pulo yang mengakibatkan banjir di sekitar kawasan tanggul.

JAKARTA – Hujan lebat terus mengancam berbagai daerah, termasuk Jakarta. Untuk menekannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) bersama pemerintah pusat pada tanggal 5-10 November. “Jakarta diperkirakan diguyur hujan tinggi, maka dilakukan OMC agar curah hujan dapat dikelola secara baik,” kata Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo di Jakarta Selatan, Selasa (4/11).

Terkait anggaran, Pramono mengatakan Pemprov masih memiliki cukup uang untuk melaksanakan OMC hingga 25 hari ke depan. Namun, dia tidak merinci besaran anggaran tersebut. Dia minta seluruh jajaran wilayah dan satuan tugas (satgas) lapangan untuk meningkatkan komunikasi, pemantauan, dan kecepatan informasi.

Selain itu, pompa-pompa Pemerintah Jakarta akan disiapkan sebagai langkah antisipasi banjir. Apel dan Simulasi Kesiapsiagaan Jaga Jakarta Menghadapi Musim Penghujan juga dilakukan di seluruh wilayah Jakarta. “Apel dan simulasi Jaga Jakarta dari banjir diperlukan agar menjadi gerakan bersama seluruh unsur: Pemprov Jakarta, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat,” kata Pramono.

Setelah dilakukan apel di Jakarta Selatan, kegiatan serupa pun akan berlangsung secara beruntun di seluruh wilayah kota Jakarta untuk memastikan seluruh jajaran dari hulu hingga pesisir siap siaga dan berkolaborasi menghadapi potensi bencana selama musim penghujan. “Sinergi seluruh unsur menjadi kunci utama. Pemerintah Provinsi Jakarta bangga memiliki komponen penanggulangan bencana yang tangguh dan siap membantu serta melayani warga yang terdampak,” ujarnya.

Tetap Siaga

Gubernur Pramono Anung Wibowo mengingatkan, meski dilakukan OMC, jajaran harus tetap bersiap menghadapi curah hujan tinggi yang diprakirakan terjadi awal November hingga Februari 2026. Pramono mengingatkan bahwa Jakarta merupakan wilayah dataran rendah yang berada di muara sungai. Ada 13 sungai, dua kanal, dan dua floodway (jalur khusus mengaliri banjir) yang bermuara ke utara.

Menurutnya, sebagian besar Jakarta berada di bawah permukaan air laut. Dengan beberapa titik cekungan, maka setiap musim hujan Jakarta menghadapi risiko genangan dan banjir. Selain menghadapi curah hujan tinggi, lanjut dia, limpasan dari wilayah Bogor, Depok, dan Puncak juga diprakirakan meningkat signifikan dengan potensi curah hujan di atas 500 mm per bulan.

Selain itu, fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama dan perigee berpotensi menimbulkan banjir rob di kawasan pesisir utara Jakarta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah utama sebagai antisipasi.

Pertama, Pemprov mengeruk 1.803 titik sungai dan waduk dengan volume mencapai 721.243 meter kubik untuk meningkatkan daya tampung air. Kedua, Jakarta menyiapkan 560 pompa stasioner 191 lokasi dan 627 pompa mobile di 5 wilayah administrasi. Disiapkan juga 258 ekskavator, 449 dump truck. Pemprov juga menyiapkan tujuh rumah pompa dan pintu air untuk mengantisipasi banjir rob.

“Secara bertahap, menerapkan nature-based solution dalam pembangunan waduk, situ, dan embung. Kita juga menebang pohon tua serta penopingan sampai 62.000 pohon yang berisiko tumbang,” jelas Pramono. Langkah antisipasi lainnya seperti menyiapkan pasukan pelangi yang terdiri dari unsur lintas dinas. Mereka untuk pemantauan dan penanganan cepat di lapangan serta melakukan sosialisasi cuaca ekstrem agar masyarakat selalu memperbarui informasi cuaca. Kepada jajarannya, Pramono mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal alat dan logistik, tetapi juga komitmen dan kerja kolaboratif.

“Untuk itu saya minta agar dilakukan peremajaan pohon tua di titik-titik rawan. Optimalkan seluruh sumber daya untuk penopingan, pembersihan, dan perapihan pohon. Pastikan semua pompa dan pintu air berfungsi optimal serta kondisi siap untuk beroperasi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.