Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Ipuk Paparkan Sukses Digitalisasi Bansos Banyuwangi di Kemendagri

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Ipuk Paparkan Sukses Digitalisasi Bansos Banyuwangi di Kemendagri Doc: Antara
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat memaparkan strategi pelaksanaan piloting Digitalisasi Bansos di hadapan para kepala daerah di Kementerian Dalam Negeri. Selasa (3/2).

Banyuwangi - Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Ipuk Fiestiandani memaparkan cara sukses pelaksanaan piloting Digitalisasi Bantuan Sosial di hadapan para kepala daerah di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, pada Selasa (3/2).

Dalam keterangan tertulis diterima di Banyuwangi,  Ipuk mengupas tentang kendala dan tantangan hingga solusi yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, selama pelaksanaan uji coba pendaftaran bansos berbasis digital.

"Di Banyuwangi tidak semua daerah terjangkau sinyal, di kawasan perkebunan tak ada sinyal dan bahkan penerima bantuan juga tak semuanya punya handphone," katanya.

Mengatasi kendala itu, Ipuk menyampaikan mengerahkan berbagai elemen untuk turun menjadi pendamping dalam pendataan tersebut dan mereka jemput bola untuk mendata setiap warga yang menjadi sasaran bantuan sosial.

Mereka terdiri dari ASN, staf desa/ kelurahan, kader dasa wisma, pilar sosial hingga tokoh agama dan lebih dari empat ribu orang yang terlibat.

"Tidak ada anggaran khusus yang dialokasikan, semuanya bergerak secara sukarela. Tentu saja awalnya kami memberikan pemahaman yang utuh tentang pentingnya digitalisasi bansos ini," kata Ipuk di hadapan para kepala daerah provinsi maupun kabupaten/kota.

Ia menyampaikan proses pendataan warga dalam bansos digital itu membutuhkan perangkat digital untuk melakukan autentifikasi data dan mengandaikan adanya perangkat dan sinyal seluler yang memadai.

Untuk di tempat yang sulit sinyal, kata Ipuk, warga diminta untuk datang ke kantor desa, dan mereka dibantu untuk melakukan pendataan.

"Kami jadwalkan antar desa, sehingga sinyal bisa dibagikan dengan teratur," kata  Ipuk.

Digitalisasi Bantuan Sosial yang dicanangkan pemerintah pusat bakal diperluas di 41 kabupaten/kota se-Indonesia.

Sebelumnya, para kepala daerah juga mendapatkan pemaparan tentang Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital tersebut dari sejumlah pejabat tinggi, di antaranya dari Kepala Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Kepala Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.