Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Bantul Tak Keberatan PSIM Main di SSA Asal Keamanan Terjamin

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 18:42 WIB | Oleh:
Bupati Bantul Tak Keberatan PSIM Main di SSA Asal Keamanan Terjamin Doc: Humas Pemkab Bantul
Ket. Tangkapan layar video dari udara Stadion Sultan Agung (SSA) di Kabupaten Bantul.

BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih tidak keberatan klub sepak bola PSIM Yogyakarta bermain di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul untuk Super League 2025/26 asal bisa menjamin keamanan dan ketertiban sebelum, selama, serta sesudah pertandingan berlangsung.

"Sudah melayangkan surat kepada kami, intinya kami tidak keberatan PSIM menggunakan lapangan SSA, yang penting keamanan terjaga, suporter dikondisikan," kata Bupati Halim di Bantul, Minggu (27/7).

Bupati menekankan pihak kepolisian juga harus terlibat dalam melakukan pengamanan di kawasan stadion, agar pertandingan berjalan lancar dan aman.

Menurut Halim SSA telah menjalani audit teknis lapangan dari pihak liga maupun PSIM.

"Berarti lapangannya sendiri maupun tribun untuk penonton itu intinya cukup layak. Kami tidak keberatan, yang penting panitia bertanggung jawab, kepolisian juga nanti turut mengamankan," katanya.

Yang tidak kalah penting, Halim mengingatkan agar suporter PSIM maupun lawan bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan nantinya.

"Karena kan Anda berada di wilayah Kabupaten Bantul, makanya kita tidak ingin terjadi hal hal yang tidak kita inginkan. Itu saja," katanya.

Halim menuturkan pihak manajemen PSIM beberapa waktu lalu sudah melakukan pertemuan langsung dengan Pemkab Bantul serta mengirimkan surat resmi terkait permohonan penggunaan SSA sebagai kandang mereka di Super League 2025/26.

"Kalau sistemnya sewa, tapi harganya lupa," ujarnya.

Kedua pihak juga belum mengambil keputusan apakah pertandingan PSIM di SSA nantinya bisa dihadiri penonton atau tidak.

Terlebih, PSIM juga tengah menjajaki penggunaan Stadion Maguwoharjo di Sleman sebagai kandang mereka juga untuk Super League 2025/26.

Maguwoharjo sejauh ini sudah dipastikan akan menjadi kandang PSBS Biak, tetapi penggunaan oleh PSIM masih menimbulkan pro dan kontra di kalangan pejabat maupun masyarakat umum. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.