BUMD Jawa Barat Diharapkan Optimalkan Alokasi Gas untuk CNG-LNG
📅 Kamis, 30 Apr 2026, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Tenaga Ahli Menteri ESDM Satya Hangga Yudha Widya Putra mengharapkan BUMD PT Migas Utama Jabar (MUJ) mengoptimalkan alokasi gas untuk pengembangan infrastruktur gas terkompresi (CNG) dan gas alam cair (LNG) di wilayah Jawa Barat (Jabar).
"Harapan kami, MUJ sebagai holding energi yang ditunjuk di Jawa Barat dapat mengoptimalkan alokasi gas untuk pengembangan infrastruktur CNG dan LNG demi memperkuat ketahanan energi nasional," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/4).
Menurut dia, melalui koordinasi, pihaknya mendorong peningkatan lifting migas dengan memanfaatkan kebijakan fiskal yang lebih akomodatif, yang mana setiap insentif yang diberikan pemerintah harus dikonversi secara nyata menjadi tambahan kegiatan pengeboran.
"Sinergi ini sangat krusial agar penghematan biaya operasional mampu memberikan dampak domino yang positif terhadap pendapatan negara dan kemandirian energi di daerah," kata Hangga saat memfasilitasi pertemuan antara SKK Migas dan MUJ di Jakarta, Rabu (29/4).
Pertemuan dihadiri Deputi Keuangan & Komersialisasi SKK Migas Desti Melanti dan Direktur Utama MUJ Ghema Akbar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Fokus utama pertemuan ini adalah mengoptimalkan alokasi gas domestik guna mendukung pembangunan infrastruktur CNG dan LNG demi menjaga ketahanan energi nasional," ujar Hangga.
Sementara itu, Desti menggarisbawahi pentingnya akuntabilitas dalam pemanfaatan kebijakan fiskal, terutama dalam masa transisi skema kontrak dari gross split menuju cost recovery.
Ghema mengatakan MUJ mendorong kemandirian energi Jabar melalui efisiensi distribusi, inovasi CNG dan mini LNG, serta sinergi pemenuhan kebutuhan gas bagi rumah tangga dan industri.
"Aspirasi kami adalah memperpendek rantai distribusi gas agar pelaku usaha di Jawa Barat mendapatkan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mewujudkan pengelolaan energi yang inklusif melalui pengembangan unit bisnis CNG dan mini LNG," ujar dia.
Menurut dia, fokus pengembangan MUJ tidak hanya terpaku pada aspek komersial, tetapi juga selaras dengan program prioritas pemerintah pusat dalam menyediakan pasokan gas untuk jaringan rumah tangga dan industri strategis.
"Kami berkomitmen menjadikan Jawa Barat sebagai percontohan wilayah yang mandiri dalam mengelola potensi energi daerahnya," katanya menambahkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!