Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulu Tangkis Hadapi Jadwal Padat

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 07:59 WIB | Oleh:
Bulu Tangkis Hadapi Jadwal Padat Doc: Bertrand GUAY / AFP
Ket. Anthony Sinisuka Ginting dari Indonesia melakukan comeback melawan Toma Junior Popov dari Prancis dalam pertandingan tunggal putra di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF di Adidas Arena, Paris, baru-baru ini.

JAKARTA – Kalender turnamenbulu tangkis dunia kembali padat di bulan September. Usai Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Adidas Arena, Paris, pekan lalu, para pebulu tangkis top langsung bersiap menatap rangkaian turnamen bergengsi berikutnya. Indonesia memang pulang tanpa gelar juara dunia, namun Putri Kusuma Wardani berhasil menjaga martabat Merah Putih.

Tunggal putri berusia 22 tahun itu menembus semifinal sebelum akhirnya mengantongi medali perunggu, satu-satunya prestasi wakil Indonesia di pentas dunia tahun ini. Selepas Paris, perhatian kini beralih ke tiga turnamen BWF World Tour sepanjang September.

Pertama, Hong Kong Open 2025 (Super 500) yang bergulir di Hong Kong Coliseum pada tanggal 9–14 September. Sebanyak 13 wakil Indonesia akan turun, dipimpin Anthony Sinisuka Ginting di tunggal putra. Sementara itu, ganda putri andalan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti kembali beraksi setelah lama absen. AnthonyGinting langsung tampil di babak utama. Sedangkan Apriyani/Siti Fadia harus berjuang dari babak kualifikasi.

Agenda berikutnya adalah China Masters 2025 (Super 750) di Shenzhen Arena, 16–21 September. Indonesia menurunkan 15 wakil, termasuk formasi baru di sektor ganda putra. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, juara China Open Super 1000 bulan lalu, kembali dipasangkan. Adapun mantan partner Fajar, Muhammad Rian Ardianto, akan tampil bersama Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Turnamen ini menjadi debut resmi Rian/Yeremia di level elite.

Rangkaian padat ditutup dengan Korea Open 2025 (Super 500) di Suwon Gymnasium, 23–28 September. Sebanyak 14 wakil Indonesia akan tampil di semua sektor. Namun, sektor ganda putri kembali hanya bertumpu pada Apriyani/Fadia. Sama seperti di Hong Kong, mereka tidak otomatis tampil di babak utama dan harus melewati kualifikasi lebih dahulu. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

36 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.