Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Budi: NaPak Upaya Tingkatkan Pelayanan Perawatan Kanker

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Budi: NaPak Upaya Tingkatkan Pelayanan Perawatan Kanker Doc: ANTARA/Mecca Yumna
Ket. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa program Navigator Pasien Kanker (NaPaK) merupakan sebuah upaya dalam pelayanan perawatan kanker prioritas pemerintah dalam transformasi sistem kesehatan Indonesia.

"Strategi kami adalah dengan mengoptimalkan penyediaan layanan perawatan kanker di 514 kabupaten/kota di tanah air," kata Budi dalam acara wisuda 21 peserta program Navigator Pasien Kanker (NaPaK) di RS Kanker Dharmais, Jakarta, Kamis (2/5).

Menkes menuturkan bahwa dalam program tersebut, navigator adalah individu yang terlatih untuk membantu pasien dalam sistem perawatan kesehatan, yang mencakup bantuan selama menjalani proses penapisan, diagnosis, terapi serta tindak lanjut dari sebuah kondisi medis seperti kanker.

Budi menyebutkan bahwa para navigator berperan penting dalam menyediakan informasi secara transparan mengenai kondisi penyakit serta cara mengatasinya kepada para pasien selama mereka berada di rumah sakit.

Dalam kesempatan itu dia juga menyebutkan bahwa ketersediaan informasi tentang kanker dapat membantu dalam deteksi penyakit dini, sehingga peluang kesembuhan semakin tinggi.
Menkes menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang diprakarsai oleh Roche Indonesia, Rumah Sakit Kanker Dharmais, dan Tata Memorial Centre untuk membangun peran NaPaK dalam sistem pemberian pelayanan kanker di Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk mendukung kemitraan ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakui peran NaPaK dan inklusinya dalam sistem layanan perawatan kanker nasional di negara ini," Budi menuturkan.

Tata Memorial Centre (TMC) adalah institusi pertama di dunia yang menawarkan KEVAT-Program Diploma pascasarjana lanjutan satu tahun yang diakui dalam bidang navigasi kanker. TMC telah berkolaborasi dengan TISS (Tata Institute of Social Sciences), universitas yang dipilih untuk menawarkan gelar sarjana dan pascasarjana dalam pendidikan pekerjaan sosial, untuk mengembangkan kurikulum dan pelatihan navigasi.

TISS memberikan pendidikan dalam aspek perawatan psikososial, sementara TMC memberikan pelatihan dalam aspek klinis dengan memfasilitasi kerja praktik di rumah sakit TMC. Melalui kemitraan ini, TMC membawa serta keahlian yang mereka miliki dalam pelatihan dan implementasi NaPaK. Program Kevat TMC telah disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan Indonesia. Ant/And

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

10 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.