Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Brongkos Yogyakarta Jadi Inspirasi Menu Lebaran, Dairy Champ Hadirkan Resep dengan Sentuhan Modern

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Brongkos Yogyakarta Jadi Inspirasi Menu Lebaran, Dairy Champ Hadirkan Resep dengan Sentuhan Modern Doc: Istimewa
Ket. Hidangan khas Lebaran di Indonesia identik dengan menu seperti opor ayam, rendang, hingga sambal goreng ati yang hampir selalu hadir di meja makan keluarga. Namun di balik ragam sajian populer tersebut, terdapat pula kuliner tradisional Nusantara yang memiliki sejarah panjang dan tak kalah istimewa untuk dihidangkan saat perayaan Idulfitri.

JAKARTA - Hidangan khas Lebaran di Indonesia identik dengan menu seperti opor ayam, rendang, hingga sambal goreng ati yang hampir selalu hadir di meja makan keluarga. Namun di balik ragam sajian populer tersebut, terdapat pula kuliner tradisional Nusantara yang memiliki sejarah panjang dan tak kalah istimewa untuk dihidangkan saat perayaan Idulfitri.

Salah satu hidangan legendaris tersebut adalah Brongkos Yogyakarta, kuliner khas dari Yogyakarta yang telah dikenal sejak era Kerajaan Mataram Islam. Pada masa lalu, hidangan ini kerap disajikan di lingkungan keraton sebagai sajian istimewa bagi kalangan bangsawan maupun tamu penting kerajaan.

Ciri khas utama brongkos terletak pada kuahnya yang pekat berwarna cokelat kehitaman dari kluwek. Perpaduan rempah-rempah khas Jawa menghadirkan cita rasa gurih, manis, sekaligus kaya bumbu yang menjadikannya salah satu sajian tradisional yang memiliki karakter kuat.

Dalam penyajiannya, brongkos biasanya berisi potongan daging sapi, kacang tolo, tahu, serta telur rebus yang dimasak perlahan hingga bumbu meresap sempurna. Hidangan ini juga dikenal sebagai salah satu makanan favorit Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Sultan Hamengkubuwono X dari Keraton Yogyakarta.

Hingga saat ini, brongkos masih dapat ditemukan di sejumlah rumah makan yang menyajikan kuliner khas keraton. Hidangan tersebut juga kerap hadir dalam berbagai momen kebersamaan keluarga di wilayah Jawa, termasuk saat perayaan Lebaran.

Kuahnya yang kaya rempah dan sedikit kental membuat brongkos sangat nikmat disantap bersama ketupat atau nasi hangat. Kombinasi tersebut menghadirkan sensasi rasa yang hangat sekaligus menghadirkan nuansa nostalgia saat dinikmati bersama keluarga.

Meski memiliki sejarah panjang serta cita rasa yang khas, popularitas brongkos kini mulai jarang terdengar terutama di kalangan generasi muda. Padahal di tengah banyaknya inovasi menu Lebaran saat ini, hidangan klasik seperti brongkos justru dapat menjadi alternatif menarik yang tetap autentik.

Melihat potensi tersebut, Dairy Champ berupaya kembali mengangkat hidangan ini sebagai inspirasi menu Lebaran yang kaya cita rasa. Melalui inovasi resep, perusahaan menghadirkan cara memasak brongkos dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan karakter aslinya.

"Lebaran adalah momen istimewa bagi keluarga Indonesia untuk berkumpul sambil menikmati hidangan terbaik. Melalui resep Brongkos Yogyakarta ini, kami ingin mengajak masyarakat menghadirkan variasi menu Lebaran yang berbeda namun tetap autentik dan kaya cita rasa Nusantara," ujar Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi.

Dalam resep yang diperkenalkan tersebut, santan yang biasanya digunakan dalam brongkos diganti dengan susu evaporasi. Inovasi ini menghadirkan tekstur kuah yang tetap creamy dan gurih namun terasa lebih ringan saat disantap.

Produk Dairy Champ Evaporated Milk disebut mampu memberikan karakter rasa yang lembut sekaligus menjaga kekayaan bumbu dalam hidangan. Selain itu, susu evaporasi juga disebut memiliki kandungan 0 persen kolesterol sehingga menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati hidangan lebih ringan.

Content Creator Kuliner Nurul Insiyah turut membagikan versinya dalam mengolah hidangan klasik ini.

"Saya memilih brongkos karena cita rasanya sangat khas, perpaduan gurih, manis, dan rempah yang kaya dari kluwek, sehingga menghadirkan rasa hangat dan nostalgia saat dinikmati bersama keluarga. Dalam resep ini saya juga menggunakan susu evaporasi Dairy Champ sebagai pengganti santan karena tetap memberikan tekstur kuah yang creamy dan gurih, namun tidak terlalu kental sehingga cocok dipadukan dengan ketupat Lebaran. Inovasi ini menghadirkan sajian ketupat brongkos yang tetap kaya rasa, tetapi terasa lebih ringan," ujar Nurul yang dikenal melalui akun Instagram @dapur.bu.aya.

Berikut resep Brongkos Creamy tanpa santan. Jika ingin melihat langkah pembuatannya secara visual,
video resepnya juga dapat disimak langsung melalui akun Instagram @dapur.bu.aya dan
@dairychamp.id.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.