Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRIN Pelajari Pergerakan Sesar yang Berpotensi Picu Gempa

📅 Selasa, 02 Apr 2024, 03:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Pelajari Pergerakan Sesar yang Berpotensi Picu Gempa Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Adrin Tohari (kiri) bersama Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Eko Soebowo (kanan) memaparkan peristiwa sedimentasi yang menutupi Selat Muria dalam sebuah diskusi yang digelar di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Kamis (28/3/2024).

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN (BRIN) memantau berbagai aktivitas sesar untuk mempelajari setiap pergerakan lempeng yang berpotensi dan memicu gempa bumi.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Adrin Tohari mengatakan pihaknya memakai teknologi global positioning system atau GPS untuk mengetahui pola deformasi.

"Alat itu merekam setiap pergerakan apapun. Ketika pergerakan yang tadinya linear, lalu tiba-tiba terkunci, artinya ada energi yang sedang tersimpan," ujarnya dalam pernyataan yang dikutip di Jakarta, Senin (1/4).

Adrin mengungkapkan bahwa sesar bergerak teratur dan lambat. Apabila sesar aktif tiba-tiba berhenti bergerak, hal itu menandakan sedang terjadi kuncian yang menampung energi besar.

Ketika kuncian itu lepas, maka energi yang dihasilkan bisa menimbulkan gempa dan menyebabkan banyak kerusakan serta korban jiwa.

BRIN memasang puluhan alat pemantau zona subduksi di kawasan Mentawai, Sumatera Barat. Dari puluhan alat yang dipasang tersebut beberapa alat memperlihatkan ada kuncian.

Selain memasang GPS di Mentawai, BRIN juga memasang tiga alat pemantau di kawasan utara Bandung, Jawa Barat, untuk mengetahui aktivitas Sesar Lembang.

Sesar Lembang merupakan sebuah patahan geser aktif yang terletak di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kajian BRIN menyatakan Sesar Lembang punya periode ulang yang tidak lama (mungkin 100 tahun) dari peristiwa terakhir.

BRIN saat ini sedang mencoba memahami kondisi Sesar Lembang untuk memprediksi berbagai kemungkinan yang terjadi di masa depan, sehingga berbagai pihak bisa menyiapkan langkah mitigasi yang tepat.Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

11 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.