BPS: Ratusan Kabupaten/Kota Jual Minyakkita di Atas HET! Kok Bisa?
📅 Selasa, 15 Jul 2025, 02:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Kemendagri
JAKARTA - Ratusan daerah tercatat menjual Minyakkita di atas harga eceran tertinggi (HET), yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini.
Ia mengatakan hal tersebut berdasarkan pengamatan dari 494 kabupaten/kota yang dilakukan hingga Sabtu (12/7). Dari pengamatan SP2KP terhadap harga penjualan Minyakkita, ia mengungkapkan BPS mengklasifikasikan ke dalam dua kategori wilayah.
"Dari 423 Kabupaten/Kota dengan harga minyak goreng Minyakkita di atas HET-nya, 100 di antaranya berada di Pulau Jawa. Dan 323 lainnya berada di luar Pulau Jawa," kata Ismartini dalam rapat koordinasi (rakor) penanganan inflasi secara virtual bersama Kemendagri dan pemerintah daerah, Jakarta, Senin (14/7).
Ia merincikan untuk wilayah Pulau Jawa, penjualan Minyakkita tertinggi berada di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sebesar Rp17.550/liter. Sementara untuk daerah di luar Pulau Jawa, harga tertinggi Minyakkita berada di Kabupaten Pegunungan Bintang, mencapai Rp50.000/liter.
Berikut 10 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa dengan penjualan Minyakkita di atas HET:
Sebaiknya Anda baca juga:
- Kabupaten Tasikmalaya Rp17.550/liter,
- Kabupaten Bandung Rp17.500/liter,
- Kabupaten Kuningan Rp17.500/liter,
Sebaiknya Anda baca juga:
- Kabupaten Bekasi Rp17.500/liter,
- Kabupaten Lamongan Rp17.500/liter,
- Kabupaten Adm (administrasi) Kepulauan Seribu Rp17.450/liter,
- Kota Adm Jakarta Selatan Rp17.333/liter,
- Kabupaten Sukabumi Rp17.333/liter,
- Kota Adm Jakarta Barat Rp17.325/liter,
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!