Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: Sejumlah Kecamatan di Rejang Lebong Rawan Longsor

📅 Minggu, 03 Mar 2024, 21:34 WIB | Oleh:
BPBD: Sejumlah Kecamatan di Rejang Lebong Rawan Longsor Doc: ANTARA/HO-Kodim 0409/Rejang Lebong
Ket. Ilustrasi: Jalan Lintas Curup - Kabupaten Lebong sekitar pukul 15.30 WIB sudah bisa dilalui setelah sempat tertutup tanah longsor, Minggu, (21/1).

REJANG LEBONG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan sejumlah kecamatan di wilayah itu rawan bencana alam tanah longsor.

"Dari 15 kecamatan di Rejang Lebong terdapat beberapa kecamatan yang rawan bencana alam tanah longsor, diantaranya Kecamatan Sindang Dataran, Sindang Kelingi, Binduriang, kemudian Kecamatan Curup Utara, Bermani Ulu, dan Bermani Ulu Raya," kata Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong Shalahudin saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu.

Dia menjelaskan kalangan masyarakat yang tinggal di kecamatan rawan bencana tanah longsor ini agar meningkatkan kewaspadaanmengingat cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu.

Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, kata dia, menyebabkan hujan turun dengan intensitas sedang sampai lebat, sehingga dikhawatirkan kejadian bencana alam bisa kapan saja terjadi.

Menurut dia, warga yang berdiam di wilayah rawan tanah longsor jika hujan turun dengan intensitas sedang maupun lebat dalam waktu yang lama agar sementara waktu mengungsi ke tempat yang aman guna mencegah hal-hal yang tidak diingini terjadi.

Sementara itu hujan deras yang terjadi pada Jumat-Sabtu (1-2/3) kemarin menyebabkan terjadinya tanah longsor di 19 titik di wilayah Kecamatan Sindang Kelingi dan Sindang Dataran, kendati demikian kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

"Tanah longsor ini terjadi sepanjang Jalan Lintas Beringin Tiga, Kecamatan Sindang Kelingi menuju Bengko Kecamatan Sindang Dataran. Ada 19 titik longsor, bahkan beberapa titik material longsor menutupi seluruh badan jalan sehingga arus lalu lintas sempat lumpuh," jelasnya.

Untuk kejadian tanah longsor di wilayah Kecamatan Sindang Kelingi, tambah dia, selain menutup jalan menuju Kecamatan Sindang Dataran, juga jalan menuju Desa Wisata Belitar Seberang.



Setelah kejadian tanah longsor ini pihaknya bersama pihak-pihak terkait lainnya langsung melakukan upaya pembersihan material longsor dengan menggunakan satu alat berat jenis loader, sehingga pada Minggu siang (3/3) jalanan penghubung dua kecamatan bisa kembali dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

"Sedangkan jalan menuju Desa Belitar Seberang sampai sore ini masih dalam proses pembersihan material longsoran berupa tanah dan batu," ucapnya.

Sejauh ini dari pantauan pihaknya di lapangan, kata Shalahudin, potensi tanah longsor susulan masih bisa terjadi terlebih lagi hujan dengan intensitas tinggi masih terus terjadi di Kabupaten Rejang Lebong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.