Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Palangka Raya Imbau Warga Waspadai Banjir Kiriman Dampak Cuaca Ekstrem

📅 Selasa, 09 Des 2025, 12:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Palangka Raya Imbau Warga Waspadai Banjir Kiriman Dampak Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA
Ket. Kepala bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi.

PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) mewaspadai potensi dan ancaman banjir kiriman dampak adanya cuaca ekstrem. 

"Kami mewaspadai dan terus memantau kenaikan debit air Sungai Kahayan, Sungai Rungan dan Sungai Sebangau yang dapat berdampak banjir pada daerah rendah dan daerah sepanjang aliran sungai (DAS)," kata Kepala bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, di Palangka Raya, Selasa (09/12).   

Dia menerangkan pemantauan tinggi air sungai ini dilakukan pada sejumlah titik aliran sungai yang melintasi wilayah Ibu Kota Provinsi Kalteng.

"Melihat perkembangan cuaca di seluruh wilayah Kalteng, terutama di hulu tiga sungai yang melintasi wilayah Kota Palangka Raya ini, kami minta warga tetap waspada," katanya.

Saat ini, tim BPBD Kota Palangka Raya juga melakukan pemantauan berkala dan memetakan potensi ancaman banjir serta penyiapan lokasi strategis sebagai lokasi pusat evakuasi dan pengungsian saat rumah warga tak dapat dihuni karena banjir. 

Pihaknya juga meminta masyarakat di bantaran sungai atau kawasan dataran rendah juga diminta tidak meletakkan barang elektronik di lantai. Hal ini, untuk mengantisipasi bahaya jika banjir datang tiba-tiba. 

Heri mengungkapkan, banjir luapan sungai di Kota Palangka Raya terjadi pada Maret kemarin. Menyebabkan 21.097 warga dari 6.852 kepala keluarga terdampak banjir. Kemudian juga ada 3.892 rumah terdampak yang tersebar di 16 kelurahan dari empat kelurahan yang ada di Kota Palangka Raya.

Biasanya kenaikan debit air sungai terjadi di kawasan jalan Anoi, Kelurahan Palangka kemudian Gang Mandau dan Jalan Kalimantan, Kelurahan Langkai dan Jalan Riau dan kawasan Rindang Banua.

"Kenaikan debit air Sungai Kahayan ini terjadi karena sejumlah wilayah Kalteng yang menjadi hulu sungai mulai diguyur hujan lebat. Kondisi ini ditambah dengan juga diguyurnya hujan di Kota Palangka Raya," kata Heri.

Dia menambahkan, BPBD Kota Palangka Raya juga terus berkoordinasi dengan BMKG guna memantau potensi perubahan cuaca di wilayah Kota Palangka Raya serta daerah lain di Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bentuk kesiapan pemerintah mengantisipasi banjir kiriman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

53 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.