Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Palangka Raya Tingkatkan Patroli di Wilayah Rawan Karhutla

📅 Senin, 09 Sep 2024, 17:48 WIB | Oleh:
BPBD Palangka Raya Tingkatkan Patroli di Wilayah Rawan Karhutla Doc: ANTARA/HO-BPBD Kota Palangka Raya
Ket. Dokumentasi. BPBD Palangka Raya melakukan pemadaman karhutla.

PALANGKA RAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggencarkan patroli pada wilayah-wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Patroli ini dipusatkan di sejumlah wilayah di Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Sabangau," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi di Palangka Raya, Senin.

Dia mengatakan bahwa patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif yang dilakukan BPBD untuk mengantisipasi potensi karhutla, terutama saat musim kemarau yang rentan terjadi kebakaran.

"Kami terus memperkuat patroli di berbagai wilayah yang dianggap rawan karhutla. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang bisa merugikan masyarakat dan lingkungan," kata Hendrikus.

Selain berdasar laporan masyarakat, patroli di wilayah rawan kebakaran ini juga didasarkan hasil deteksi dini yang tertera pada aplikasi Pemetaan Risiko Berbasis Analisa Dini (Perisai).

Aplikasi Perisai BPBD Kota Palangka Raya ini menjadi langkah awal Pemkot Palangka Raya dalam mendeteksi potensi serta mengantisipasi terjadinya karhutla.

"Jika di aplikasi menunjukkan ada wilayah rawan karhutla maka tim akan langsung memeriksa lokasi. Tapi jika ada masyarakat yang melapor secara langsung juga akan tindak lanjuti," katanya.

Dia menambahkan, BPBD Kota Palangka Raya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara pembakaran. Edukasi ini diharapkan dapat mengurangi tindakan yang berisiko menyebabkan kebakaran.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika melihat adanya titik api atau aktivitas yang mencurigakan yang dapat memicu kebakaran. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mencegah karhutla," kata Hendrikus.

Berdasar data BPBD Kota Palangka Raya, terhitung sejak awal Januari hingga akhir pekan pertama September 2024, di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalteng ini telah terjadi 97 karhutla.

Kebakaran lahan dan hutan itu terjadi di wilayah Kecamatan Jekan Raya 66 kejadian, Kecamatan Pahandut sembilan kejadian, Kecamatan Sebangau 18 kejadian, Kecamatan Bukit Batu tiga kejadian dan Kecamatan Rakumpit tidak ada kejadian.

Dari 97 kejadian kebakaran hutan dan lahan selama awal 2024 sampai awal pekan pada September 2024 tercatat 30,81 hektare lahan terbakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.