Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: Atasi kekeringan, Kabupaten Kupang dapat Bantuan Sumur Bor

📅 Jumat, 30 Agu 2024, 17:18 WIB | Oleh:
BPBD: Atasi kekeringan, Kabupaten Kupang dapat Bantuan Sumur Bor Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Kupang)
Ket. BPBD Kabupaten Kupang bersama tim BNPB meninjau calon lokasi sumur bor di Desa Erbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT, Jumat (23/8).

KUPANG - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Smith Fanggi mengatakan kabupaten tersebut mendapatkan bantuan pembangunan sumur bor untuk mengatasi kekeringan.

"Bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu berupa paket pembangunan sumur bor bagi desa-desa yang mengalami kekeringan," kata Smith ketika dihubungi dari Kupang, Jumat.

Ia menjelaskan tahap satu bantuan pembangunan sumur bor itu terbagi dalam enam paket, yakni tiga paket di zona Amarasi dan tiga paket di zona Amfoang.

Tim BNPB pun telah melakukan peninjauan langsung ke tiga desa di Amarasi untuk memastikan kesiapan dan kelayakan teknis serta pembebasan lahan.

"Jadi, calon lokasi sumur bor itu sudah ditinjau tim BNPB," ucapnya.

Pembangunan sumur bor merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kekeringan saat musim kemarau.

Smith mengatakan sebagian besar wilayah di Kabupaten Kupang mengalami hari tanpa hujan berkisar antara 29 hari hingga 59 hari.

Wilayah yang mengalami hari tanpa hujan lebih dari 59 hari itu yakni sebagian Kecamatan Semau Selatan, Nekamese, dan Amarasi Selatan.

"Terutama wilayah pesisir," katanya menambahkan.

Selain menyiapkan pembangunan sumur bor, BPBD Kabupaten Kupang juga telah bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat untuk melayani distribusi air bersih di desa-desa yang mengalami kekeringan.

"Datanya telah kami kirimkan kepada mereka," ucapnya.

Ia pun berharap adanya kerja sama semua pihak untuk menangani kekeringan yang dialami masyarakat.

"Melalui grupsharingcepat bersama pemerintah desa, kami sampaikan peringatan untuk mewaspadai potensi kekeringan," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.