Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BP2MI Lepas Ratusan PMI ke Korsel dan Jerman 

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 17:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BP2MI Lepas Ratusan PMI ke Korsel dan Jerman  Doc: Istimewa.
Ket. Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani melepas ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan dan Jerman di di El Hotel, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (3/10).

JAKARTA - Pemerintah melalui Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan (Korsel) dan Jerman. Ini merupakan pelepasan gabungan karena juga ditambah dengan siswa siswi SMK yang ikut diberangkatkan.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan pemerintah terus berupaya mewujudkan mimpi-mimpi anak bangsa untuk bekerja dengan gaji yang layak demi memperbaiki ekonomi rumah tangga.

"Kami fasilitasi PMI karena anda adalah pahlawan devisa, apalagi Presiden sudah instruksikan agar PMI harus dilindungi,"ungkapnya saat melepas ratusan PMI ke Korea Selatan dan Jerman di El Hotel, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (3/10).

Dalam pelepasan kali ini lanjut Benny, tujuan ke Korea Selatan sebanyak 105 PMI, sementara ke Jerman sebanyak 9 PMI dan 150 pelajar siswa siswi SMK. Untuk PMI yang diberangkatkan baik Korea maupun Jerman menggunakan skema government to government (G to G). Mereka diberangkatkan dengan mengunakan pesawat terbang, sementara siswa siswi SMK menempuh perjalanan darat.

Jika dirincikan dari 105 PMI yang diberangkatkan ke Korea, 101 di antaranya akan bekerja di sektor manufaktur, lalu 4 lainnya di sektor perikanan. Beda dengan Korea, PMI yang diberangkatkan ke Jerman merupakan perawat atau pelayan kesehatan..

Untuk yang ke Jerman ini lanjut Benny, gaji per bulannya sekitar 40,5 hingga 43,5 juta rupiah. Sementara Korsel sama dengan informasi sebelumnya di kisaran 20-an juga rupiah per bulan.

"Jika direkapitulasi, jumlah PMI yang diberangkatkan ke Korea Selatan melalui skema G to G sejak 9 Desember 2021 hingga 4 Oktober 2023 mencapai 20.763 orang. 'Trend meningkat," ucap Benny.

Dari data penempatan seluruh skema, tahun 2023 merupakan yang terbanyak, karena hingga 28 September kemarin mencapai 214.839 orang, meningkat dari tahun 2022 yang sebanyak 200.761 PMI dan 2021 yang hanya 72.624 PMI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.