Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bocah Terseret Arus Sungai Berhasil Dievakuasi

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 02:30 WIB | Oleh:
Bocah Terseret Arus Sungai Berhasil Dievakuasi Doc: ANTARA/HO-Satgas SAR Aceh Tamiang
Ket. Petugas gabungan dibantu warga mengevakuasi jasad korban tenggelam yang ditemukan setelah tiga hari pencarian di sungai Desa Air Tenang, Aceh Tamiang, Selasa (11/3).

Banda Aceh -- Petugas gabungan dari BPBD, Satgas SAR Aceh Tamiang, tim penyelam Basarnas Pos SAR Langsa, TNI/Polri, dan masyarakat berhasil menemukan dan mengevakuasi jasad korban tenggelam karena terseret arus sungai di Aceh Tamiang, Selasa.

"Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Jasad korban ditemukan di wilayah semenanjung Desa Air Tenang, Kecamatan Karang Baru," kata Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang Indra di Aceh Tamiang, Selasa.

Identitas korban, yakni Candra Kelana (30), warga Desa Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak. Korban tenggelam di sungai di kawasan tersebut, sedangkan jarak penemuan mayat lebih kurang 7,2 kilometer dari titik awal tenggelam.

Korban dilaporkan hanyut pada  Minggu (9/3), menjelang buka puasa. Petang itu, Candra Kelana mencoba menyeberangi sungai dengan membawa bambu. Bapak dua orang anak ini diduga hanyut terseret arus karena tidak mahir berenang.

Proses pencarian menggunakan tiga unit rubber boat dan menyelami sungai. Petugas mengaku kesulitan mencari tubuh korban karena air sungai keruh.

“Jenazah sudah dievakuasi dari lokasi penemuan dibawa ke rumah duka Desa Pantai Tinjau, Sekerak,” ujar Indra.

Datok Penghulu (Kades) Pantai Tinjau Evi Ananda membenarkan mayat yang ditemukan di sungai itu, warganya yang hanyut dua hari lalu.

“Alhamdulillah, di hari ketiga pencarian jasad korban sudah ditemukan. Korban saat ini telah berada di rumah duka, rencana setelah dilakukan fardu kifayah korban akan dikuburkan di TPU Desa Pantai Tinjau,” katanya.

Dia mengatakan Candra warga pendatang yang menikah di sana. Korban meninggalkan dua anak balita. Sebelum insiden maut itu, korban mencari bambu seorang diri di seberang sungai.

“Korban mencari bambu untuk buat lemang, karena dia memang penjual lemang pulut setiap bulan puasa. Ada barang bukti bambu yang dibawa ditemukan warga,” demikian Evi Ananda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.