Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi di Perairan NTT 15–18 Januari

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 11:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi di Perairan NTT 15–18 Januari Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Kondisi di wilayah perairan pesisir Kota Kupang, Pulau Timor, NTT.

Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang laut setinggi 1,25–2,5 meter di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga 18 Januari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Yandri Anderudson Tungga, di Kupang, Kamis(15/1), mengatakan gelombang kategori sedang dengan ketinggian lebih dari 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan NTT pada 1518 Januari 2026.

“Pola angin di wilayah NTT umumnya bergerak dari barat daya ke arah barat laut dengan kecepatan angin berkisar 8 hingga 35 knot, sehingga turut berdampak pada tingginya gelombang laut,” ujarnya.

Untuk itu, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi 1,252,5 meter yang berlaku mulai Kamis (15/1) hingga Minggu (18/1).

Sejumlah wilayah perairan yang berpotensi gelombang tinggi tersebut meliputi Selat Sape bagian utara, Selat Sape bagian selatan, perairan utara Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, perairan selatan Flores, perairan selatan Alor-Pantar, Selat Sumba bagian barat, Selat Sumba bagian timur, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan selatan Sumba, perairan utara Sabu-Raijua, perairan utara Timor, perairan utara Kupang-Rote, serta Selat Pukuafu.

BMKG juga menjelaskan terpantau penguatan Monsun Asia serta adanya pusat tekanan rendah di selatan NTB dan di utara Australia yang memicu daerah belokan, perlambatan dan pertemuan angin di wilayah NTT.

Selain itu, lanjut dia, aktifnya gelombang atmosfer Kelvin serta gelombang atmosfer low sehingga meningkatkan potensi terjadinya hujan di wilayah NTT.

Lebih lanjut BMKG juga mengimbau pengguna perahu nelayan agar berhati-hati ketika kecepatan angin mencapai 15 knot disertai gelombang setinggi 1,25 meter.

Sementara itu bagi operator kapal tongkang diminta meningkatkan kewaspadaan pada kondisi angin 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.