BMKG Prakirakan Sebagian Besar Kota di Tanah Air Berawan dan Hujan, Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
📅 Senin, 08 Sep 2025, 07:40 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara/dok
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Senin (8/9).
Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Senin, prakirawan, Henokhvita menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Kepulauan Mentawai hingga Samudra Hindia Barat Lampung, Selat Makassar hingga Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, perairan utara Aceh, Laut China Selatan, Laut Sulu, Sumatera Utara, Laut Jawa, Selat Karimata, Laut Flores, Laut Banda, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik sebelah utara Papua.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.
Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, di antaranya Bengkulu, Tanjung Selor, Banjarmasin, Mamuju, Makassar, Nabire, dan Jayapura.
Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Denpasar, Mataram, Samarinda, Palangka Raya, Pontianak, Palu, Manado, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, serta Merauke.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, di antaranya Banda Aceh, Bandar Lampung, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Kupang, dan Gorontalo.
Untuk tinggi gelombang air laut di wilayah Indonesia, BMKG memprakirakan umumnya berada di kisaran 0.5 hingga 2.5 m, sementara gelombang tinggi lebih dari 2.5 m hingga 4 m berpotensi terjadi di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung dan Samudra Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur
Pihaknya mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di pesisir Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Maluku.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!