Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Ingatkan Siklon Tropis Masih Sebabkan Hujan Lebat Disertai Petir di Aceh

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Ingatkan Siklon Tropis Masih Sebabkan Hujan Lebat Disertai Petir di Aceh Doc: ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Ket. Ilustrasi: Kendaraan roda empat melintasi hujan lebat di ruas Jalan Manekroo, Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Meulaboh - Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) menyebutkan fenomena Siklon Tropis di sekitar wilayah Thailand hingga kini diprakirakan masih dapat menyebabkan curah hujan lebat disertai petir di sejumlah daerah di Provinsi Aceh.

"Berdasarkan pengamatan citra satelit, fenomena Siklon Tropis ini diprakirakan masih dapat memicu terjadinya potensi cuaca ekstrem di sejumlah kabupaten/kota di wilayah pantai barat, selatan dan utara Provinsi Aceh," kata Prakirawati Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Almira Aprilianti, Kamis.

Seperti diketahui, Siklon Tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar dengan radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km.

Siklon Tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 derajat celcius.

Ia menyebutkan berdasarkan peta streamline angin 3.000 feet, dampak dari Siklon Tropis tersebut menyebabkan terjadinya daerah shearline atau belokan angin di sekitar wilayah Aceh.

Sehingga mengakibatkan penumpukan massa udara dan tumbuhnya awan konvektif penyebab cuaca ekstrem.

Menurut dia, dampak dari penumpukan massa udara dan adanya pertumbuhan awan konvektif, dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Almira Aprilianti menjelaskan, fenomena Shearline juga menyebabkan tingginya curah hujan seperti yang terjadi di sejumlah wilayah di Aceh seperti di bagian utara, barat dan selatan.

Almira menyebutkan potensi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan masih akan terjadi hingga dua tiga hari ke depan atau hingga Sabtu (11/11) mendatang.

Dampak dari cuaca ekstrem tersebut, diprakirakan dapat mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor, dan dikhawatirkan dapat menghambat aktivitas masyarakat berada di luar ruangan.

"Dampak dari fenomena alam tersebut juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat di daratan atau di laut, karena kondisi cuaca hujan lebat yang diprakirakan akan terjadi selama beberapa hari ke depan," demikian Almira.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.