Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BKKBN Sebut Duta Genre Menjadi Solusi untuk Cegah Remaja Nikah Dini

📅 Minggu, 11 Feb 2024, 01:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKKBN Sebut Duta Genre Menjadi Solusi untuk Cegah Remaja Nikah Dini Doc: ANTARA/Frislidia
Ket. Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI Nopian Andusti dalam suatu acara di Padang untuk mengedukasi remaja untuk tidak nikah dini.

Pekanbaru - Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI Nopian Andusti mengatakan keberadaan duta genre salah satu solusi untuk mencegah terjadi pernikahan dini di kalangan remaja di Tanah Air.

"Jumlah remaja Indonesia mencapai 75,493 juta orang atau mencapai 27,94 persen dari 270 juta jumlah penduduk Indonesia berdasarkan data Sensus Penduduk Tahun 2020," kata diadalam keterangan di Pekanbaru, Sabtu (10/2).

Ia mengatakan hal itu terkait dengan masih ada remaja yang menjalani pernikahan dini sebagai bagian dari kebiasaan suatu desa di beberapa kabupaten di Indonesia, antara lain di Batusangkar, Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau.

Menurut dia, remaja yang menikah dalam usia dini berpotensi bercerai karena usia mereka belum siap secara matang dan fisik untuk menikah, sedangkan kalangan orang tua yang masih ingin menikahkan anak mereka pada usia dini lebih ada rasa takut menjadi perawan tua atau tidak laku.

Anggapan orang tua dan tradisi seperti ini, katanya, harus berubah sebab pernikahan baru bisa dilakukan setelah siap lahir dan batin.

"Karena itu perlu campur tangan tokoh masyarakat, akademisi untuk mengedukasi para orang tua agar tidak lagi meneruskan budaya menikah muda pada anak anak mereka. Salah satu upaya BKKBN dalam mencegah pernikahan dini adalah dengan membentuk sepasang duta genre pada tiap desa/kelurahan," katanya.

Indonesia memiliki 83.636 desa/kelurahan dan 80 ribu desa/kelurahan yang sudah membentuk sepasang duta genre atau ada 160 ribu remaja terpilih yang sudah dibekali oleh BBKBN menjadi contoh bagi teman sebaya mereka.

Keberadaan sepasang duta genre itu, katanya, sebagai perwakilan BKKBN dalam upaya menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan sehingga mereka mampu melanjutkan pendidikan secara terencana, berkarier dalam pekerjaan secara terencana serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.