Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpotensi Menguat Lanjutan

📅 Senin, 06 Nov 2023, 08:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berpotensi Menguat Lanjutan Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beepotensi melanjutkan konsidasinya awal pekan ini. Keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed dan rencana stimulus fiskal di dalam negeri masih mempengaruhi pergerakan IHSG.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Rio Febrian melihat IHSG berpeluang menguat pada perdagangan, Senin (6/11), setelah didukung Stochastic RSI dan MFI yang bergerak naik, Jumat (3/11).

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/11), ditutup menguat seiring dengan ekspektasi pelaku pasar bahwa suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed telah mencapai puncaknya.

IHSG ditutup menguat 37,46 poin atau 0,55 persen ke posisi 6.788,85. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,22 poin atau 0,58 persen ke posisi 904,14.

"IHSG dan bursa regional Asia menguat di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa suku bunga AS telah mencapai puncaknya, dan keputusan The Fed yang cenderung bersikap tidak hawkish pada kebijakan suku bunganya," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Selain itu, pasar juga menilai rilis laporan aktivitas jasa Tiongkok yaitu The Caixin Tiongkok General Service PMI meningkat sedikit menjadi 50,4 pada Oktober 2023, sehingga masih berada di zona ekspansi.

Pencapaian tersebut sejalan dengan pelonggaran pembatasan perjalanan yang menarik lebih banyak wisatawan dari luar negeri sementara lapangan kerja stabil.

Dari dalam negeri, pelaku pasar nampaknya memanfaatkan momentum seiring dengan musim rilis laporan keuangan emiten kuartal III- 2023, yang mana banyak emiten yang memiliki kinerja fundamental yang baik, sehingga resiliensi emiten masih terjaga di tengah volatilitas pasar akibat ketidakpastian dan peningkatan risiko global.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat yaitu dipimpin sektor energi sebesar 1,55 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik 1,37 persen dan 1,30 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.