Berpotensi Melemah Lanjutan
📅 Selasa, 08 Okt 2024, 10:25 WIB | Oleh: Muchamad IsmailJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (8/10). Pelemahan rupiah masih dipengaruhi sentimen eksternal, terutama menurunnya ekspektasi investor terhadap pemangkasan suku bunga acuan secara agresif oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.
Pengamat pasar uang Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi melihat investor fokus pada prospek suku bunga The Fed (FFR) yang kemungkinan tidak memangkas suku bunga hingga 50 basis poin (bps). Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (8/10), bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di kisaran 15.670-15.780 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Senin (7/10) sore, ditutup melemah 202 poin atau 1,30 persen dari akhir pekan lalu menjadi 15.687 rupiah per dollar AS.
"Pengetatan pasar tenaga kerja ini kemudian menurunkan ekspektasi investor terhadap pemotongan FFR dari 75 basis poin menjadi 50 basis poin untuk sisa 2024," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!