Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berdayakan Ekonomi Lokal, Taman Bendera Pusaka Sediakan Ruang Khusus bagi UMKM

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 19:30 WIB | Oleh:
Berdayakan Ekonomi Lokal, Taman Bendera Pusaka Sediakan Ruang Khusus bagi UMKM Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Taman Bendera Pusaka dinilai dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, kehadiran pelaku usaha di ruang publik tersebut juga dianggap mampu menghadirkan identitas budaya Jakarta.

JAKARTA - Keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Taman Bendera Pusaka dinilai dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, kehadiran pelaku usaha di ruang publik tersebut juga dianggap mampu menghadirkan identitas budaya Jakarta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengatakan, pelaku UMKM yang berjualan di kawasan taman sebaiknya menampilkan produk dengan kekhasan lokal Jakarta. Menurutnya, konsep tersebut penting agar ruang publik tidak hanya menjadi tempat aktivitas ekonomi, tetapi juga ruang yang merepresentasikan budaya daerah.

"Harapan kami UMKM yang hadir di sini juga memiliki muatan lokal. Karena itu kota Jakarta, maka produk yang ditampilkan juga harus mencerminkan budaya Jakarta," ujar Wibi.

Ia menilai keterlibatan UMKM di ruang publik seperti taman kota dapat meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap fasilitas tersebut. Kehadiran pelaku usaha lokal dinilai dapat membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan ruang publik yang tersedia.

Selain memperkuat aktivitas ekonomi, konsep tersebut juga dinilai mampu menjaga identitas budaya Jakarta di tengah perkembangan kota. Menurut Wibi, pengembangan ruang publik sebaiknya tetap memperhatikan nilai-nilai lokal yang menjadi ciri khas ibu kota.

"Dengan begitu, selain menuju kota global, budaya Jakarta juga tetap terjaga dan tidak tertinggal," kata Wibi.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pemerintah daerah memang menyediakan ruang bagi UMKM untuk berusaha di kawasan taman. Kebijakan tersebut bertujuan agar masyarakat juga dapat merasakan manfaat ekonomi dari keberadaan ruang publik.

Menurut Pramono, ruang usaha yang disediakan di taman kota diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kecil untuk mengembangkan usahanya. Dengan demikian, pengembangan ruang publik tidak hanya berfokus pada aspek rekreasi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi warga.

"Kami ingin memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil untuk berusaha di tempat tersebut," kata Pramono.

Ia menambahkan, kawasan taman yang memiliki potensi ekonomi tetap akan diarahkan untuk mendukung pelaku UMKM. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa ruang usaha di lokasi strategis tetap dapat diakses oleh pelaku usaha kecil.

Pramono menilai langkah tersebut penting sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Selain itu, keterlibatan UMKM di ruang publik diharapkan dapat menciptakan aktivitas yang lebih hidup di kawasan taman.

Menurutnya, meskipun kawasan tersebut berpotensi menjadi lokasi usaha dengan nilai komersial tinggi, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pelaku UMKM. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

"Agar mereka dapat berkembang dan menjadi bagian dari aktivitas di taman tersebut," pungkas Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.