Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berapa Lama Kita dapat Bertahan di Luar Angkasa Tanpa Pakaian Antariksa?

📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 17:06 WIB | Oleh:
Berapa Lama Kita dapat Bertahan di Luar Angkasa Tanpa Pakaian Antariksa? Doc: Istimewa
Ket. Astronot Ed White melayang di luar pesawat ruang angkasa Gemini IV dengan latar belakang Bumi.

Banyak dari kita bermimpi pergi ke luar angkasa. Mungkin Anda pernah membayangkan bagaimana rasanya mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional atau bahkan menjelajahi planet baru.

Namun bepergian di luar angkasa membawa serangkaian tantangan dan lingkungan yang tidak bersahabat, jadi sangat penting untuk menciptakan kembali kondisi di Bumi yang memungkinkan kehidupan bertahan dan berlanjut.

Pakaian luar angkasa memungkinkan astronot untuk menjelajah di luar pesawat ruang angkasa mereka untuk waktu yang singkat, dengan menyediakan udara, air, tekanan, dan perlindungan fisik yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup. Tapi apa yang akan terjadi tanpa salah satu setelan canggih ini?

Film-film fiksi ilmiah, seperti " 2001: A Space Odyssey ", telah menggambarkan penderitaan yang dialami astronot akibat paparan singkat di luar angkasa tanpa pakaian antariksa, sementara yang lain menggambarkan serangkaian kematian mengenaskam.

Tapi di dunia nyata, berapa lama seseorang bisa bertahan jika didorong ke dalam ruang hampa di luar angkasa? Jawaban singkatnya adalah, tidak terlalu lama.

"Dalam waktu yang sangat singkat, dalam hitungan 10 hingga 15 detik, Anda akan menjadi tidak sadarkan diri karena kekurangan oksigen," menurut Stefaan de Mey, petugas strategi senior di European Space Agency (ESA) yang bertugas mengoordinasikan strategi tersebut.

Itu mungkin tampak seperti waktu yang sangat singkat, tetapi itu karena Anda tidak ingin menahan napas sebelum didorong ke luar angkasa. Di ruang hampa yang gelap, oksigen yang menopang kita akan menjadi masalah serius.

"Oksigen mulai mengembang dan memecahkan paru-paru Anda, mencabik-cabiknya, dan itu akan menyebabkan darah Anda mendidih dan menggelegak, yang segera akan menyebabkan emboli dan berdampak fatal pada tubuh Anda," kata de Mey.

Penyelam menghadapi bahaya serupa ketika tekanan air berkurang saat mereka naik dari kedalaman. Sebelum memasuki ruang tanpa perlindungan, Anda harus mengosongkan paru-paru Anda sebanyak mungkin. Kurangnya tekanan juga menyebabkan masalah mematikan lainnya, meskipun tidak segera.

Cairan tubuh, seperti air liur dan air mata, akan mulai mendidih. Tubuh manusia juga akan mengembang, tetapi kulitnya akan cukup elastis untuk mengatasi perubahan tekanan, kata de Mey, menambahkan bahwa penggambaran film mengerikan tentang manusia yang meledak tidak akurat.

Dalam skenario kasus terbaik, Anda akan memiliki beberapa detik sebelum oksigen dalam aliran darah Anda habis, menyebabkan Anda pingsan. Karena Anda tidak dapat mengubah situasi Anda yang mengerikan, kematian otak akan terjadi dalam beberapa menit, kecuali jika Anda diselamatkan dan dibawa kembali ke lingkungan pesawat ruang angkasa yang bertekanan dan kaya oksigen dan disadarkan kembali.

Selain memberikan oksigen dan tekanan yang vital, pakaian antariksa juga melindungi astronot dari berbagai ancaman lainnya.

"Ada masalah suhu dan ancaman radiasi dan mikrometeoroid," kata de Mey. "Jadi pakaian antariksa dirancang untuk memberikan perlindungan fisik para astronot di luar angkasa."

Apakah seorang astronot berada di bawah sinar matahari atau terlindung dari matahari, mereka akan mengalami suhu ekstrem, mulai dari minus 240 hingga 250 derajat Fahrenheit (minus 150 hingga 120 derajat Celcius) di orbit rendah Bumi (LEO). Kondisi ini akan menyebabkan luka bakar atau pembekuan, meski tidak segera dalam kasus terakhir, karena panas tubuh tidak mudah dibawa pergi dalam ruang hampa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

50 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.