Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Baznas Salurkan Bantuan Makanan untuk Penyintas Gempa di Flores Timur

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 11:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Baznas Salurkan Bantuan Makanan untuk Penyintas Gempa di Flores Timur Doc: ANTARA
Ket. Relawan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan makanan untuk penyintas bencana gempa bumi di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat menyalurkan 800 porsi bantuan makanan kepada penyintas gempa bumi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar pada masa tanggap darurat.

Sekretaris Utama (Sestama) Baznas RI, Subhan Cholid, menyampaikan pemenuhan pangan bagi para penyintas gempa menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat ini.

"Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) terjun langsung memberikan bantuan bagi para penyintas gempa di Flores. Pada masa tanggap darurat ini, fokus utama kami adalah memastikan mereka aman dan mendapatkan makanan yang layak," kata Subhan dalam keterangan di Jakarta, Rabu (15/4).

Subhan menjelaskan Tim BTB dalam hal ini juga mendirikan dapur umum di lokasi pengungsian di Desa Terong dan Desa Hamahala, Kecamatan Adonara Timur yang terdampak gempa.

Tim BTB, lanjut dia, juga membantu proses evakuasi dan membersihkan puing-puing bangunan yang roboh akibat gempa bumi yang mengguncang Flores Timur (09/4).

Baznas RI, kata Subhan, juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Flores Timur serta para relawan di lokasi untuk memastikan seluruh penyintas mendapatkan penanganan yang sesuai.

"Selain mendistribusikan makanan, Baznas juga memonitor kebutuhan mendesak lainnya melalui asesmen lapangan yang dilakukan tim BTB guna memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan para penyintas," ujarnya.

Subhan menyebut Tim BTB mencatat setidaknya 3 fasilitas umum dan 224 unit rumah warga mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Adapun desa yang terdampak gempa antara lain Desa Terong, Desa Lamahala Jaya, Desa Motonwutun, Desa Dawataah, dan Desa Karing Lamalouk.

Peristiwa itu juga membuat sekitar 1.100 warga mengungsi. Sebagian mengungsi ke rumah sanak keluarga yang tidak terdampak gempa dan sebagian lainnya berada di lokasi pengungsian.

"Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penyintas dan membantu proses pemulihan pascabencana. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan para penyintas agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," tutur Subhan Choilid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.