Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bawaslu DIY: Pengawas TPS Diminta Bekerja untuk Pastikan Pemilu 2024 Berintegritas

📅 Senin, 12 Feb 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bawaslu DIY: Pengawas TPS Diminta Bekerja untuk Pastikan Pemilu 2024 Berintegritas Doc: ANTARA/Luqman Hakim
Ket. Pelepasan burung dara saat pembukaan Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024 di Lapangan Minggiran, Kota Yogyakarta, Minggu (11/2/2024).

Yogyakarta - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Mohammad Najib menekankan seluruh pengawas TPS di wilayah ini bekerja totalitas guna memastikan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 berintegritas.

"Pengawas pemilu dengan maskot Wasra(Pengawas Responsif dan Adil) dan Wasri(Pengawas Berintegritas) itu adalah simbol untuk burung hantu," kata Najib saat Apel Siaga Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024 di Yogyakarta, Minggu.

Najibmenjelaskan bahwa burung yang bisa melihat dalam kegelapan sehingga pihaknya berharap pengawas pemilu bisa melihat fakta meskipun fakta itu tidak jelas benar dan salahnya???????

Ia menuturkan bahwa pemungutan dan penghitungan suara merupakan tahapan krusial untuk menentukan Pemilu 2024 berintegritas atau tidak sekaligus fase paling rawan terjadi pelanggaran.

"Meskipun prosesnya pendek sehari semalam, bisa merusak integritas proses pemilu yang berlangsung lebih dari 2 tahun," ucap dia.

Menghadapi tantangan itu, dia menegaskan bahwa seluruh pengawas TPS mesti bekerja dengan sungguh-sungguh serta penuh tanggung jawab guna memastikan seluruh proses pungut dan hitung suara Pemilu 2024 benar hasilnya.

Saat menghadapi situasi di lapangan yang tidak bisa secara tegas benar dan salahnya, menurut Najib, pengawas TPS harus menemukan faktanya dan harus bisa menilai kebenarannya dengan membandingkan antara regulasi teknis dan fakta pelaksanaan pemilu.

Pengawas TPS, lanjutNajib, juga perlu memastikan independensi dan netralitas seluruh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dalam menilai sah atau tidaknya surat suara.

"Anda harus beda dengan masyarakat kebanyakan yang bisa jadi tidak bisa membedakan mana yang benar dan yang salah," pesan Najib kepada ratusan pengawas pemilu.

Meski demikian, dia mengakui keterbatasan jumlah pengawas TPS menuntut dukungan dan peran serta masyarakat untuk ikut bersama mengawasi dan memastikan kredibilitas Pemilu 2024.

Najib juga berpesan kepada seluruh masyarakat di DIY menggunakan hak suara masing-masing dengan datang ke TPS pada tanggal 14 Februari 2024.

"Siapa pun sebaiknya datang ke TPS untuk memilih karena dengan cara begitu, kalaupun mereka tidak bisa menentukan yang terbaik, paling tidak mencegah yang jahat masuk dalam pemerintahan," tutur Mohammad Najib.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.