Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Basarnas Perketat Koordinasi Penggunaan Alat Berat dalam Pencarian Santri Ponpes Al Khoziny

📅 Sabtu, 04 Okt 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Basarnas Perketat Koordinasi Penggunaan Alat Berat dalam Pencarian Santri Ponpes Al Khoziny Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar - Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo (kanan) memberikan keterangan terkait evakuasi santri korban bangunan roboh Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur dalam konferensi pers yang diikuti dari Jakarta, Sabtu (4/10/2025).

JAKARTA - Basarnas memperketat koordinasi penggunaan alat berat dalam operasi pencarian korban robohnya bangunan bertingkat Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, untuk memastikan keselamatan personel dan efektivitas evakuasi.

Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo dalam konferensi pers yang diikuti dari Jakarta, Sabtu (4/10), mengatakan bahwa pengalaman sehari sebelumnya menunjukkan perlunya pengaturan lebih rinci antara operator alat berat dan tim penyelamat.

“Kami sudah koordinasi dengan Dandim selaku penanggung jawab alat berat agar penggunaannya lebih tepat. Ada beberapa titik yang sebaiknya tidak digarap alat berat, tetapi dilakukan manual oleh personel kami,” kata Yudhi di depan puluhan pewarta di posko media center darurat itu.

Menurut dia, kondisi lapangan menunjukkan ada lokasi yang serpihan betonnya harus dipotong terlebih dahulu bagian strukturnya, sebelum tim penyelamat turun langsung untuk mengevakuasi korban.

Data Basarnas mencatat pada Jumat (3/10), tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sembilan jenazah dengan kombinasi metode manual dan dukungan alat berat. Namun, proses di beberapa titik memakan waktu lebih lama karena posisi korban sulit dijangkau.

“Kami bagi tim menjadi tiga sektor agar pencarian lebih cepat. Tetapi tetap prinsipnya, keselamatan personel nomor satu,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi yang lebih ketat diharapkan mempercepat proses pencarian pada hari ini yang merupakan hari keenam pascarobohnya bangunan bertingkat Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran Sidoarjo, sekaligus mengurangi risiko kerja di lapangan.

Basarnas juga meminta doa masyarakat agar seluruh rangkaian operasi dapat berjalan lancar dan hasil pencarian bisa maksimal demi kemanusiaan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.