Bahas MRT hingga AI, Gubernur Pramono Anung Bawa Misi Diplomasi Besar ke Asia Timur
📅 Rabu, 22 Apr 2026, 13:40 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan kerja ke Shenzhen, Seoul, serta Tokyo dan Kyoto pada 22 - 28 April 2026. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi kota dan mempercepat transformasi Jakarta menuju Top 50 Global City pada 2030.
Kunjungan tersebut difokuskan pada penguatan kemitraan internasional dan penjajakan peluang investasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan kerja sama konkret di berbagai sektor strategis.
Di Shenzhen, Pramono dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan pemerintah kota setempat. Ia juga akan bertemu dengan Shenzhen Metro untuk membahas kerja sama transportasi.
Salah satu agenda utama adalah penandatanganan nota kesepahaman antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro. Kerja sama ini diharapkan memperkuat pengembangan sistem transportasi publik di Jakarta.
Selain itu, Pramono akan menghadiri JIEP Business Matching Forum 2026. Ia juga dijadwalkan mengikuti diskusi bersama Shenzhen Qianhai AI Industry Association serta mengunjungi Qianhai Exhibition Hall.
Sebaiknya Anda baca juga:
Agenda di Shenzhen juga mencakup pertemuan dengan Qianhai Administration Bureau. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk mempromosikan peluang investasi di Jakarta kepada mitra internasional.
Di Seoul, kunjungan difokuskan pada kerja sama sektor kesehatan. Pramono dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman antara Jakarta dan Jeju.
Ia juga akan mengunjungi Seoul Boramae Medical Center dan Healing Breeze Clinic. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan di Jakarta, khususnya RS Sumber Waras.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara di Jepang, Pramono akan bertemu dengan Gubernur Tokyo untuk memperkuat kerja sama antarkota. Fokus pembahasan meliputi inovasi hijau, diplomasi generasi muda, dan solusi tantangan perkotaan.
Ia juga dijadwalkan menjadi pembicara dalam G-NETS Leaders Summit 2026. Forum ini membahas isu keberlanjutan, ketahanan iklim, dan masa depan kota global.
Selain itu, Pramono akan memberikan kuliah umum di Kyoto University. Ia juga akan melakukan pertemuan dengan Asian Development Bank untuk membahas potensi kerja sama pembangunan.
"Jakarta adalah laboratorium hidup transformasi perkotaan di Asia Tenggara. Tantangan iklim, banjir, kemacetan, hingga polusi udara yang kami hadapi bukan penghalang, melainkan pendorong inovasi," ujarnya.
Melalui kunjungan ini, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam memperkuat diplomasi kota. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!