Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Badan Geologi: Aktivitas Gempa Vulkanik Gunung Awu Sulut Fluktuatif

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 18:08 WIB | Oleh:
Badan Geologi: Aktivitas Gempa Vulkanik Gunung Awu Sulut Fluktuatif Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Aktivitas Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (22/8) pukul 17.41 WITA.

MANADO - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral(ESDM) dalam laporan aktivitas Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, tanggal 8-15 Agustus 2024 menyebutkan gempa vulkanik dalam dan dangkal fluktuatif.

"Kondisi gempa cenderung meningkat secara tiba-tiba dalam durasi yang singkat," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi P Hadi Wijaya dalam laporan yang diteruskan Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku Badan Geologi Juliana DJ Rumambi dalam grup percakapan "Info Gunung Api Sitaro", di Manado, Kamis.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan kejadian rentetan gempa vulkanik dalam dan gempa vulkanik dangkal tersebut masih terjadi pada tanggal 8, 9, 10, 13, dan 15 Agustus 2024 dengan durasi sekitar 4-20 menit.

Selain itu, juga terekam sebanyak 5-21 gempa vulkanik dalam dan gempa vulkanik dangkal dan kejadian rentetan gempa vulkanik ini cenderung hampir sama dengan periode satu minggu sebelumnya.

"Kejadian gempa vulkanik terbaru terjadi pada tanggal 15 Agustus 2024 pukul 23.33-23.53 WITA dan merekam dua kali gempa vulkanik dalam dan tujuh kali gempa vulkanik dangkal," katanya.

Menurut dia, munculnya gempa vulkanik secara tiba-tiba dan cepat tersebut merupakan proses runtuhan batuan yang terjadi pada sumbat lava atau di dalam tubuh gunung api akibat peningkatan dan pelepasan tekanan tiba-tiba.

Peningkatan tekanan tersebut merupakan indikasi masih adanya upaya magma untuk membentuk konduit sebagai jalan untuk bergerak ke permukaan (ditandai pula dengan adanya gempalow freguency).

"Adanya kubah lava di area kawah menyebabkan tertahannya pergerakan magma tersebut," katanya.

Sering terjadinya rentetan gempa vulkanik dangkal, dikhawatirkan akan melemahkan kekuatan kubah lava dan secara tiba-tiba dan berpotensi untuk terjadinya erupsi.

Peningkatan gempa-gempa dangkal Gunung Awu telah berlangsung dalam periode yang cukup lama yang berarti proses akumulasi tekanan di kedalaman dangkal pun telah berlangsung cukup lama.

Hal ini dapat memicu terjadinya erupsi eksplosif yang dalam sejarah erupsinya dapat disertai pula dengan adanya awan panas.

Hingga saat ini, status Gunung Awu di Pulau Sangihe masih Level III atau Siaga dengan sejumlah rekomendasi yang harus dipatuhi oleh masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.