Asa Baru bagi Sudan, RSF Sepakat Gencatan Senjata
📅 Selasa, 25 Nov 2025, 15:17 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
KAIRO - Kelompok pemberontak Rapid Support Forces (RSF) Sudan menyetujui gencatan senjata kemanusiaan selama tiga bulan untuk melindungi warga sipil dan memastikan distribusi bantuan, kata Komandan RSF Mohamed Hamdan Dagalo.
“Kami mengumumkan kesepakatan gencatan senjata kemanusiaan tiga bulan untuk meningkatkan perlindungan warga sipil dan memastikan penyaluran bantuan,” ujar Dagalo dalam pernyataan video RSF, Senin (24/11).
Dagalo berharap mediator dari Amerika Serikat, Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dapat meyakinkan Angkatan Bersenjata Sudan agar menerima gencatan tersebut.
Pada Minggu (23/11), Ketua Dewan Kedaulatan Transisi Sudan sekaligus Panglima Angkatan Bersenjata Abdel Fattah al-Burhan menyebut rencana AS untuk menyelesaikan konflik yang disampaikan melalui Penasihat Senior AS untuk Urusan Arab dan Afrika Massad Boulos sebagai inisiatif “terburuk.”
Sejak April 2023, pertempuran sengit terus berlangsung antara RSF dan tentara reguler Sudan. Akibatnya, ribuan korban tewas dan krisis kemanusiaan meluas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Komite Internasional Palang Merah (ICRC) memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan bisa memicu wabah penyakit dan runtuhnya sistem kesehatan. Ant/Sputnik-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!