AS Siap Menyerang Iran Hari Sabtu Ini
📅 Kamis, 19 Feb 2026, 09:57 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
WASHINGTON DC - Saat Presiden Donald Trump dilaporkan memilih jalan diplomasi sambil mempertimbangkan tindakan senjata terhadap Iran, militer Amerika Serikat memberi tahu presiden bahwa mereka siap untuk memulai serangan paling cepat hari Sabtu, demikian laporan CBS News , mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Dilansir oleh The Guardian, seorang pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya, menawarkan garis waktu yang sedikit berbeda, melaporkan bahwa para penasihat keamanan nasional AS diberitahu selama pertemuan di Ruang Situasi Gedung Putih pada hari Rabu (18/2) bahwa semua pasukan militer AS yang dikerahkan ke wilayah tersebut harus berada di tempatnya pada pertengahan Maret.
Iran diperkirakan akan menyerahkan proposal tertulis tentang bagaimana menyelesaikan kebuntuan dengan Amerika Serikat setelah pembicaraan AS-Iran di Jenewa pada hari Selasa, kata pejabat itu kepada Reuters.
Menurut wartawan Israel Barak Ravid , Trump juga bertemu pada hari Rabu dengan dua penasihat yang memimpin pembicaraan tidak langsung dengan Iran, Steve Witkoff, seorang pengembang properti yang beralih menjadi utusan, dan Jared Kushner, menantu presiden.
Kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln dan armada kapal perangnya sudah berada di wilayah tersebut, seperti yang dilaporkan CBS News, dan kelompok kapal induk kedua, USS Gerald Ford , sedang dalam perjalanan ke Timur Tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada hari Rabu, kapal Ford berada di lepas pantai Afrika Barat, menurut data pelacakan kapal maritim dan peneliti sumber terbuka.
Di televisi Israel, Ravid melaporkan bahwa sumber-sumber AS mengatakan kepadanya bahwa pembicaraan di Jenewa dengan menteri luar negeri Iran, Abbas Araqchi, adalah "tidak menghasilkan apa pun" dan Pentagon sedang mempersiapkan serangan gabungan Israel-AS yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu. Menurut sumber Ravid, Iran hanya memiliki waktu hingga akhir Februari untuk menawarkan konsesi terkait program nuklirnya.
Sekertaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt mengatakan 'diplomasi' 'selalu' menjadi pilihan utama Trump terkait Iran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Leavitt mengatakan bahwa pemerintahan Trump "benar-benar menghancurkan fasilitas nuklir Iran" dan telah menegaskan bahwa "diplomasi" selalu menjadi "pilihan pertama" presiden.
“Iran akan sangat bijak jika membuat kesepakatan dengan presiden Trump,” tambah Leavitt hari ini.
Dia juga mencatat bahwa meskipun ada "sedikit kemajuan" setelah pembicaraan hari Selasa di Jenewa antara AS dan Iran, "kita masih sangat jauh berbeda pendapat mengenai beberapa isu".
Leavitt tidak menjawab pertanyaan tentang tenggat waktu pasti yang akan diberikan Donald Trump kepada Iran untuk mencapai kesepakatan, sebelum melakukan aksi militer.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!