Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ARTSUBS 2024 Pameran Seni Rupa Kontemporer Terbesar di Surabaya Mulai Digelar

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 11:56 WIB | Oleh:
ARTSUBS 2024 Pameran Seni Rupa Kontemporer Terbesar di Surabaya Mulai Digelar Doc: Dok. ARTSUBS 2024

SURABAYA - ARTSUBS 2024, pameran seni rupa kontemporer terbesar pertama resmi dibuka di Surabaya, pada Sabtu (26/10). Pameran seni yang mengangkat tema "Ways Of Dreaming" ini berlangsung mulai 26 Oktober - 24 November 2024 di Posbloc Surabaya.

ARTSUBS Digagas Rambat sebagai direktur utama (chief director) ARTSUBS 2024. Dalam mewujudkan impian itu Rambat dibantu tim kerja yang berpengalaman dan berwawasan. Yaitu Asmudjo J. Irianto sebagai art director dan Nirwan Dewanto sebagai kurator, Army sebagai event manager, Hermawan Desmanto sebagai spatial director, dan Andi Rahmat sebagai visual director. Serta tiga Dewan Kehormatan yakni Aris Utama, Karlina Supelli, dan Cahaya Manthovani.

Dibuka pukul 16.30 di halaman Pos Bloc Surabaya oleh dua tokoh Surabaya Sunarjo Sampoerna (kolektor dan pemilik Esa Art Center) dan Eri Cahyadi, ARTSUBS akan berlangsung hingga 24 November 2024. Dalam sebulan penuh, ARTSUBS menghadirkan 200-an karya dari 150 lebih seniman rupa Indonesia yang menempati ruang pamer seluas total 3900 meter persegi di Pos Bloc.

Pilihan lokasi ini penuh pertimbangan. Pos Bloc sebelumnya adalah Kantor Pos Surabaya Sebuah bangunan historis yang pernah menjadi tempat bersekolah Presiden RI Ir. Soekarno di bangku Hoogere Burgerschool (HBS). Lokasinya di Jalan Kebon Rojo, Kel. Krembangan Selatan, Kec. Krembangan Selatan sangatlah strategis. Berada di kawasan Kota Lama Surabaya, salah satunya dekat Jembatan Merah yang berkaitan dengan sejarah Hari Pahlawan 10 November 1945.

Ways of Dreaming

ARTSUBS yang pertama kali digelar ini mengambil tema Ways of Dreaming. Menunjuk kepada aneka jalan mimpi atau banyak cara bermimpi dalam ikhtiar kita menyelenggarakan modernitas. Lebih khusus lagi, karya-karya seni rupa kontemporer Indonesia adalah imajinasi sosial yang mengandung aspirasi dan fantasi tentang keterubahan berbagai segi kehidupan di Indonesia di masa sekarang maupun di masa depan.

Tentu di sini termasuk berbagai paradoks maupun segi kritis yang terkandung dalam kemajuan (progress) yang dikejar masyarakat kita. Seniman rupa, sambil menyelami situasi kesejarahan dan kekinian dengan cara masing-masing, selalu mencari jalanjalan baru untuk memperlihatkan mimpi dan fantasi tersebut. Mereka mengungkap segi-segi lain dari apa yang kita sebut sebagai kemajuan dan modernitas. Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk nomor empat di dunia yang kaya dengan sumber daya alam dan warisan budaya serta kesenian tradisi, tapi negara-bangsa kita belum berperan penting dalam bidang ilmu dan teknologi.

Dalam hal ini, "Indonesia menjadi negara maju" adalah mimpi besar yang semoga segera terselenggara. Bangsa-bangsa maju di dunia ini, baik di Barat, Timur, Utara maupun Selatan, bisa terus mendorong diri ke depan karena memiliki daya kritis terhadap dirinya sendiri, self-criticism, yang sudah satu-menyatu dengan berbagai proyek kemajuan mereka.

Namun, self-criticism adalah sikap sangat langka di Indonesia. Ini yang membuat masyarakat kita terhalang untuk mencapai kemajuan yang semestinya. Seni rupa kontemporer dianggap penting di negara-negara maju tersebut karena dapat menjadi representasi dan refleksi kritis pada segenap persoalan manusia dan lingkungannya.

Baiklah kita tekankan lagi bahwa karya-karya seni rupa kontemporer, tak terkecuali di Indonesia, menyodorkan daya kritis, sekaligus daya mimpi, yang merangsang kesadaran dan imajinasi publik.

Demikianlah kontribusi sosial seni rupa kontemporer yang mesti kita semaikan dan tumbuhkan bersama. Dengan rencana yang berwawasan ke depan, ARTSUBS melebarkan jalan ke arah kontribusi sosial yang demikian.

Sebagaimana kita ketahui, seni rupa kontemporer mengandung dua komponen utama. Yaitu karya-karya seni itu sendiri yang berwujud material, misalnya lukisan, patung, instalasi, fotografi, dan seterusnya. Maupun kandungan-isinya, yaitu refleksi dan representasi akan berbagai masalah yang hidup di tengah masyarakat.

Sebagai anak kandung masyarakatnya, setiap seniman berkarya untuk memperkaya dan memperbaharui tinjauan kita atas berbagai kenyataan sosial. Namun demikian, kita akui bahwa seni rupa kontemporer Indonesia sebagai variabel sosial tersebut masih harus didorong untuk menjadi bagian organik dari kehidupan masyarakat kita.

Absennya ruang-ruang non-komersial yang bisa menghadirkan karya-karya seni bagi publik, misalnya museum seni rupa, di kota-kota besar kita menunjukkan hal itu. Dengan langkah yang saksama, ARTSUBS berhasrat mengisi kekosongan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

18 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.