Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Gangguan, Bawaslu Maluku Upayakan TPS Rawan Dijaga Dua Personel Polisi

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 07:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Gangguan, Bawaslu Maluku Upayakan TPS Rawan Dijaga Dua Personel Polisi Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Maluku Daim Baco Rahawarin, di Ambon.

Ambon - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawasluh Provinsi Maluku mengupayakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk kategori rawan dijaga dua personel polisi.

"TPS rawan jadi fokus kita. Makanya diupayakan supaya setiap TPS rawan ditempati atau dijaga dua anggota polisi," kata Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Maluku Daim Baco Rahawarin, di Ambon, Selasa.

Ia mengatakan, Bawaslu Maluku telah berkoordinasi dengan jajaran di kabupaten/kota untuk kemudian mengomunikasikan hal itu dengan pihak kepolisian atau Polres setempat.

Sehingga ketika ada potensi pelanggaran atau terjadi suatu masalah di TPS kategori rawan, polisi bisa langsung bergerak cepat untuk menanganinya.

Daim menjelaskanTPS rawan yaitu sulit akses internet, permasalahan lokal, oknumyang menolak adanya saksi partai politik (Parpol) serta jangkauan terbatas.

"Ada beberapa kategori TPS rawan. Prinsipnya, personel Polisi yang mengawas di TPS ini diupayakan dua orang agar pemilu berjalan lancar," ucapnya

Daim mengaku, sampai saat ini, pihaknya belum memiliki data valid terkait berapa jumlah TPS rawan yang tersebar di Provinsi Maluku.

Pemetaan TPS rawan dilakukan sebagai bentuk pencegahan dan identifikasi potensi pelanggaran dan sengketa proses Pemilu di tingkat TPS.

"Karena jajaran di kabupaten/kota masih mendatanya. Makanya kita juga belum memiliki data valid soal jumlah TPS rawan di Maluku," terangnya.

Daim berharappelaksanaan Pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 berjalan sukses, aman dan damai.

"Kami tentunya berharap, pemilu ini berjalan kondusif tanpa kendala yang berat. Bahkan kalau bisa jangan ada masalah," harap Daim.

Sebelumnya,di Maluku terdapat sebanyak 5.622 TPS dengan jumlah pemilih 1.341.012 orang. Sementara itu, berdasarkan pola pengamanan TPS, terdapat kategori TPS kurang rawan sebanyak 3.813 , TPS rawan 1.699dan TPS sangat rawan 103.

Dalam menyikapi pola pengamanan TPS Polda Maluku telah menyiapkan sebanyak 3.342 personel. 1.457 personel di antaranya untuk TPS kurang rawan, 1.697 personel untuk TPS rawan dan 188 personel untuk TPS sangat rawan.

Polda Maluku juga telah menyiapkan personel sebanyak 1.046 dengan perincian 487 anggota mengawal Polres/ta dalam pengamanan TPSdan 559mengawal Polres/ta dalam tugas siaga Markas Komando.

Sebanyak 559 personel mengawal Polres/ta dalam tugas siaga Markas Komando. Selain itu, sebanyak 90 personel TNI dari Kodam XVI/Pattimura akan disiagakan dalam membantu Polri selama tahapan pemungutan suara pemilu 2024 berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.