Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Gagal Panen, Distan Cirebon Petakan Areal Persawahan Rawan Kekeringan

📅 Jumat, 12 Mei 2023, 18:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Gagal Panen, Distan Cirebon Petakan Areal Persawahan Rawan Kekeringan Doc: ANTARA/Dedhez Anggara
Ket. Buruh tani menanam padi di kawasan sawah Desa Tegalsembadra, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (4/1/2022).

Cirebon - Antisipasi gagal panen. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memetakan areal persawahan yang rawan kekeringan untuk mengantisipasi gagal panen terutama setelah adanya prediksi El-Nino.

"Kami sudah melakukan pemetaan areal persawahan yang memang rawan kekeringan," kata Kepala Distan Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan di Cirebon, Jumat.

Alex mengatakan adanya prediksi Badan Metrologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) adanya El-Nino, maka pihaknya langsung melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan. Hal ini dilakukan kata Alex, untuk memberikan informasi kepada para petani agar bisa mewaspadai ketika El-Nino melanda.

Ia menjelaskan, untuk daerah rawan kekeringan terjadi di wilayah Cirebon bagian utara dan juga timur, mengingat dua daerah tersebut jauh dari sumber air atau waduk, sehingga rerata hanya bisa melakukan dua kali tanam.

Sementara, untuk Cirebon bagian barat saat ini untuk pengairan cukup baik, karena sudah tersuplai air baku dari Waduk Jatigede, sedangkan bagian selatan terdapat sumber mata air yang cukup besar.

Namun, pihaknya tetap mewaspadai adanya ancaman kekeringan yang diakibatkan oleh El-Nino, sehingga dilakukan pendataan sumber air baku untuk persawahan di Kabupaten Cirebon, baik itu dari embung, waduk, sumur bor maupun lainnya.

"Kami juga akan melakukan pendataan terkait sumber air, baik dari sumur bor, bendungan, waduk, maupun embung," tuturnya.

Alex menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), BBWS dan lainnya terkait ketersediaan air.

Selain itu juga menggerakkan para petani untuk lebih menghemat lagi penggunaan air, agar ketika terjadi El-Nino, masih bisa air yang ada masih tersedia untuk tanaman.

"Kami berkoordinasi dengan Dinas PUTR Kabupaten Cirebon dan BBWS terkait ketersediaan air, informasi giliran air, jadwal pengeringan dan perbaikan saluran irigasi. Kami juga menghimbau dan menggerakkan para petani untuk melakukan efisiensi penggunaan air," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.