Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ancaman Golden Triangle Meluas, BNN Soroti Dampaknya bagi RI dan Singapura

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ancaman Golden Triangle Meluas, BNN Soroti Dampaknya bagi RI dan Singapura Doc: Antara
Ket. Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dalam audiensi dengan CNB Singapura, di Singapura, Selasa (20/1).

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menyampaikan Indonesia dan Singapura menghadapi ancaman yang sama, khususnya spillover effect atau dampak meluas dari kawasan Golden Triangle atau Segitiga Emas.

Dalam audiensi strategis dengan Biro Narkotika Pusat (CNB) Singapura di Singapura, Selasa (20/1), Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan produksi metamfetamina yang masif di wilayah utara terus mencari celah pasar di kawasan selatan.

"Dengan demikian keamanan Singapura merupakan bagian tak terpisahkan dari keamanan Indonesia, begitu pula sebaliknya," ungkap Komjen Pol. Suyudi, seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (23/1).

Golden Triangle merupakan tiga negara di Asia Tenggara penghasil narkotika terbesar, yakni Thailand, Myanmar, dan Laos.

Suyudi pun memaparkan hasil survei nasional yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pusat Statistik (BPS), dan BNN, yang menunjukkan bahwa angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia tahun 2025 mencapai 2,11 persen atau setara dengan 4,1 juta jiwa penduduk usia produktif (15–64 tahun).

Namun demikian, lanjut dia, salah satu tantangan terbesar yang menjadi perhatian bersama berupa pergeseran modus peredaran narkoba ke New Psychoactive Substances (NPS).

BNN RI mendeteksi maraknya penggunaan etomidate yang dicampurkan ke dalam cairan vape (rokok elektrik). Modus tersebut dinilai sangat berbahaya karena sulit dideteksi secara kasat mata dan sangat populer di kalangan remaja perkotaan.

Sebagai respons tegas, pemerintah Indonesia telah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025 yang secara resmi mengklasifikasikan etomidate sebagai narkotika golongan II.

Dengan klasifikasi tersebut, Suyudi menuturkan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan etomidate kini dapat dilakukan secara lebih keras dan memberikan efek jera, sejalan dengan prinsip nol toleransi yang diterapkan Singapura.

Audiensi strategis dengan CNB Singapura dilakukan dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral menghadapi ancaman peredaran gelap narkoba lintas negara.

Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur CNB Singapura Sebastian Tan beserta jajaran atas sambutan hangatnya.

Kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya hubungan persaudaraan dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Singapura dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.

Di sisi lain, audiensi juga menyoroti isu keamanan perbatasan laut, khususnya di Selat Malaka dan Selat Singapura. Modus penyelundupan narkoba melalui ship-to-ship transfer di perairan perbatasan (OPL) serta melalui jalur feri penumpang dengan metode body strapping masih menjadi tantangan serius yang memerlukan pengawasan terintegrasi dan koordinasi erat kedua negara.

Dalam upaya pencegahan, Indonesia mengedepankan pendekatan lembut melalui Program ANANDA (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.