Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Amerika Serikat-Tiongkok Akan Bahas Upaya Pencegahan Konflik

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 00:04 WIB | Oleh:
Amerika Serikat-Tiongkok Akan Bahas Upaya Pencegahan Konflik Doc: AFP/PEDRO PARDO
Ket. Dubes AS untuk Tiongkok, Nicholas Burns di Pusat Konferensi Internasional Baiyun, Guangzhou, Tiongkok, beberapa waktu lalu.

WASHINGTON - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Tiongkok, Nicholas Burns, pada hari Kamis (5/9), mengatakan panglima pasukan AS di Indo-Pasifik, Laksamana Sam Paparo, akan bertemu dengan komandan wilayah selatan angkatan bersenjata Tiongkok dalam beberapa minggu ke depan, dengan tujuan mencegah kesalahpahaman militer antara kedua negara adidaya.

Dikutip dari The Straits Times, pernyataan dari Burns muncul setelah kunjungan Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, ke Beijing pada bulan Agustus, yang bertemu dengan penasihat militer utama pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, dan sepakat para komandan Indo-Pasifik AS akan berbicara melalui telepon dengan rekan-rekan mereka di komando teater selatan Tiongkok, yang meliputi laut selatannya.

"Saya pikir Laksamana Sam Paparo akan melakukan pembicaraan dengan komandan wilayah selatan Tentara Pembebasan Rakyat dalam beberapa minggu ke depan," kata Burns dalam wawancara daring dengan majalah Foreign Policy.

Burns mengatakan Washington telah mengejar hubungan komunikasi militer-ke-militer yang lebih dekat dengan Beijing sejak hubungan merosot ke titik terendah dalam sejarah setelah AS menjatuhkan balon pengawasan yang diduga milik Tiongkok pada tahun 2023.

"Bahkan selama insiden balon, pihak Tiongkok menolak untuk berbicara dengan pimpinan militer senior kami, tetapi sekarang kami telah membuat beberapa kemajuan," kata Burns, dan merujuk pada rencana Laksamana Paparo.

Terus Berlanjut

Burns sangat berharap hal ini akan terus berlanjut pada level yang lebih tinggi, yang melibatkan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, dan mitranya, serta kepala staf gabungan AS, Charles Brown, dan mitranya.

Kita harus memiliki konektivitas itu sehingga jika terjadi kecelakaan atau kesalahpahaman, para pemimpin militer kita dapat bertemu untuk meredakan ketegangan, melerai pihak-pihak yang bertikai, atau yang sedang berdebat, dan memastikan bahwa kita memiliki cara yang rasional untuk menyelesaikan masalah.

Burns mengatakan dia khawatir dengan sifat agresif pembangunan militer Tiongkok dan perilaku agresif dan mengintimidasi angkatan lautnya terhadap sekutu AS, Filipina, dan Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.