Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Alarm Bulu Tangkis Menyala

📅 Senin, 31 Jul 2023, 07:03 WIB | Oleh:
Alarm Bulu Tangkis Menyala Doc: Toshifumi KITAMURA / AFP
Ket. bersalaman I Pemenang tunggal putra, Viktor Axelsen dari Denmark (kiri) bersalaman runner-up Jonatan Christie setelah pertandingan final tunggal putra turnamen Bulu Tangkis Jepang Terbuka di Tokyo, Minggu ((30/7).

JAKARTA - Alarm bulu tangkis Indonesia terus menyala dengan kegagalan demi kegagalan di banyak turnamen. Kali ini juga nol gelar di Japan Open 2023. Hasil itu membuat Indonesia melanjutkan paceklik gelar yang telah berlangsung selama tujuh pekan. Alarm ini harus menjadi perhatian serius para pengurus bulu tangkis (PBSI).

Satu-satunya wakil Indonesia yang bertanding di laga final Minggu ((30/7) di Yoyogi 1st Gymnasium, Tokyo, Jepang, Jonatan Christie, kalah dari wakil Denmark, Viktor Axelsen. Usai laga Jonatan mengaku tidak mudah untuk mengalahkan pemain peringkat satu dunia itu. Dia takluk dengan skor 7-21, 18-21. "Memang harus menerima kembali berada di posisi kedua di sini. Tapi, saya rasa pencapaian sudah cukup baik," ujar Jonatan.

Menurutnya, ada beberapa yang harus diperbaiki, terlebih lagi untuk melawan Viktor Axelsen. Sudah ada beberapa poin yang bisa diambil dari pertandingan itu untuk dipelajari. "Di game pertama, strategi saya kurang berjalan dengan baik. Pengembalian bola membuatnya mudah menyerang. Saya tidak bisa keluar dari tekanan," jelasnya.

Di game kedua, Jonatan berusaha lebih agresif, dari permainan depannya juga jarang membuat Viktor mendapat serangan enak. Tapi kembali lagi ada catatan-catatan yang masih harus diperbaiki. "Saya langsung terbang ke Sydney untuk turun di Australia Open pekan depan. Terpenting pemulihan harus bagus. Apalagi saya langsung bertemu Kento Momota," tandas Jonatan.

Kekalahan Jonatan membuat Indonesia kembali harus melanjutkan krisis gelar di ajang BWF World Tour dalam tujuh pekan terakhir. Dari sejumlah turnamen yang diikuti seperti Indonesia Open 2023, Taiwan Open 2023, Canada Open 2023, Korea Open 2023 hingga Japan Open 2023, Indonesia gagal total, sama sekali tidak ada gelar.

Terakhir kali wakil Indonesia meraih gelar di Singapore Open 2023, ketika Anthony Sinisuka Ginting menjadi juara usai mengalahkan Anders Antonsen (Denmark). Sementara itu, Korea Selatan meraih dua gelar juara Japan Open 2023. Dua wakil Korea Selatan, Kim So-yeong/Kong Hee-yong dan An Se-young menjadi pemenang di laga final.

Kim/Kong mengalahkan unggulan teratas asal Tiongkok Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dalam dua gim langsung. Sedangkan An Se-young menang atas wakil Tiongkok lain He Bing Jiao. Wakil tuan rumah harus puas dengan raihan satu gelar. Takuro Hoki/Yugo Kobayashi gagal mengukir sejarah sebagai ganda putra pertama Jepang yang menjadi juara di Japan Open, sejak turnamen ini digulirkan tahun 1977.

Hoki/Kobayashi kalah dari pasangan peraih emas Olimpiade Tokyo 202, Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan) yang sekaligus mengakhiri tren buruk mereka. Tuan rumah akhirnya terselamatkan berkat penampilan impresif Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Ganda campuran unggulan ketiga itu sukses menumbangkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dalam pertarungan tiga gim. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.