Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asean Ingin Capai Kemajuan Terkait Konflik Myanmar

📅 Kamis, 10 Okt 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Asean Ingin Capai Kemajuan Terkait Konflik Myanmar Doc: AFP/NHAC NGUYEN
Ket. KTT Asean | Para pemimpin negara Asean berfoto bersama pada pembukaan KTT Asean di Vientiane, Laos, pada Rabu (9/10). Salah satu agenda utama pertemuan tingkat tinggi Asean ini adalah berupaya mencapai kemajuan terkait upaya diplomatik untuk menengahi diakhirinya perang saudara di Myanmar.

VIENTIANE - Para pemimpin Asia tenggara bertemu untuk berunding dengan perwakilan junta Myanmar pada pertemuan puncak regional hari Rabu (9/10), saat mereka mencoba untuk memulai kembali upaya diplomatik yang gagal untuk menengahi diakhirinya perang saudara di negara tersebut.

"Para pemimpin Asia tenggara mendesak junta Myanmar dan para penentangnya untuk mengambil tindakan nyata untuk menghentikan pertumpahan darah dalam perang saudara di negara tersebut. Para pemimpin juga mengutuk serangan-serangan terhadap warga sipil dan mendesak semua pihak yang terlibat untuk mengambil tindakan konkret untuk segera menghentikan kekerasan tanpa pandang bulu," demikian bunyi rancangan komunike KTT Asean yang dilihat AFP.

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) selama tiga tahun telah berupaya tanpa hasil untuk menemukan solusi yang dinegosiasikan terhadap krisis Myanmar yang telah menewaskan ribuan orang dan memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka.

Blok tersebut melarang para pemimpin junta menghadiri pertemuan puncaknya setelah kudeta Februari 2021 dan para jenderal menolak undangan untuk mengirim perwakilan nonpolitik sebagai gantinya.

Namun junta kini telah mengalah dan mengirim seorang pejabat senior kementerian luar negeri ke pertemuan tiga hari di Laos yang merupakan perwakilan pertamanya pada pertemuan tingkat tinggi dalam tiga setengah tahun.

Para pejabat berharap bahwa pembicaraan tatap muka pertama dalam tiga setengah tahun antara para pemimpin dengan perwakilan junta yaitu Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Aung Kyaw Moe, dapat membuka jalan bagi terobosan.

Namun Daniel Kritenbrink, diplomat tinggi AS untuk Asia timur, menyuarakan keraguannya.

Ia mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, yang akan menghadiri pembicaraan dengan para pemimpin Asean pada Kamis (10/10), akan mendesak junta untuk mengambil langkah-langkah seperti mengurangi kekerasan, membebaskan tahanan politik, dan terlibat dengan oposisi.

"Sayangnya, kami hampir tidak melihat kemajuan apa pun pada prioritas tersebut," kata Kritenbrink. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.