Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akses Modal Kini Lebih Mudah! Kementerian UMKM Resmikan Program ACCES untuk Pengusaha Menengah

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akses Modal Kini Lebih Mudah! Kementerian UMKM Resmikan Program ACCES untuk Pengusaha Menengah Doc: ANTARA/HO-Kementerian UMKM
Ket. Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman berbicara dalam peluncuran program ACCES di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

JAKARTA – Memberikan kemudahan dan memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha menengah menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur ekonomi nasional.

Segmen usaha menengah berperan strategis sebagai penghubung antara UMKM dan korporasi besar, namun sering menghadapi hambatan modal dan jaminan.

Dengan kebijakan pembiayaan yang inklusif, efisien, dan berbasis kebutuhan sektor, pemerintah dapat mendorong ekspansi usaha, peningkatan produktivitas, serta penciptaan lapangan kerja baru.

Langkah ini juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meluncurkan program Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises (ACCES) yang merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk memberikan kemudahan dan memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha menengah di Indonesia.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (23/10), mengatakan program ACCES hadir sebagai solusi untuk memperkuat daya saing usaha menengah yang selama ini kerap menghadapi tantangan dalam memperoleh pembiayaan.

“Usaha menengah memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Mereka adalah jembatan antara usaha mikro dan kecil dengan korporasi besar, menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan mendorong inovasi,” ujar Bagus dalam peluncuran program ACCES.

Melalui program itu, usaha menengah akan difasilitasi untuk memperkuat ekosistem kemitraan berbasis klaster. Mereka berperan sebagai operator Holding UMKM yang menghubungkan usaha mikro dan kecil ke dalam rantai pasok industri.

“Meskipun jumlahnya tidak banyak, usaha menengah memiliki nilai tambah yang tinggi. Mereka dapat menarik usaha mikro dan kecil agar terhubung dalam rantai pasok, sehingga tumbuh bersama dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” ujar Bagus.

Bagus mengatakan lewat program ACCES, para pengusaha menengah akan mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kelayakan usaha agar menjadi lebih bankable.

Program itu, lanjut dia, juga memperkuat intermediasi usaha menengah ke berbagai lembaga keuangan, baik bank maupun nonbank, melalui proses profiling usaha, edukasi, pendampingan, serta business matching pembiayaan yang terstruktur.

Menurut Bagus, lewat program itu nantinya para pengusaha dapat mengakses berbagai skema pembiayaan inovatif, baik melalui perbankan, fintech lending, securities crowdfunding, maupun pasar modal, dengan nilai pembiayaan hingga Rp20 miliar, melalui pendaftaran di accescapital.id.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk memastikan keberhasilan program ini, Kementerian UMKM menggandeng berbagai pihak, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga keuangan bank dan nonbank, mitra konsultan, asosiasi dan komunitas UMKM, serta jejaring pengusaha di berbagai sektor.

“Program ACCES bukan hanya tentang akses modal, tetapi tentang membangun ekosistem kolaboratif yang mendorong usaha menengah menjadi penggerak utama ekonomi nasional,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.