Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akses Air Bersih dan Sertifikat Tanah Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Gunungkidul

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 18:30 WIB | Oleh:
Akses Air Bersih dan Sertifikat Tanah Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Gunungkidul Doc: Dok. @pemkabgunungkidul

GUNUNGKIDUL - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, meninjau pemanfaatan air tanah sekaligus menyerahkan sertifikat tanah bagi warga Kabupaten Gunungkidul, Rabu (8/10).

Kegiatan yang berlangsung di Omah Godhong Kelor, Karangmojo, itu menjadi bagian dari upaya memperluas akses air bersih serta memberikan kepastian hukum atas lahan milik warga. Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan terhadap pembangunan di wilayah selatan DIY yang selama ini dikenal rawan kekeringan.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak-bapak semua yang mewakili pemerintah pusat, di mana baik warga masyarakat, sebagian dari masyarakat Gunungkidul bisa menikmati air bersih. Biarpun mungkin digunakan sebagian besar untuk sektor pertanian, semoga pendapatan dan kesejahteraan warga masyarakat meningkat,” ujar Sri Sultan.

Sri Sultan menambahkan, keberadaan air tanah memberi dampak besar bagi kehidupan masyarakat, terutama di bidang pertanian. “Yang dari biasa menanam di tempat-tempat yang cukup tandus, sekarang tanaman itu berubah, yang ditanam padi. Sehingga harapan saya, dia lebih sejahtera,” tuturnya.

Selain meninjau pemanfaatan air tanah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah kepada warga. Dalam kesempatan itu, Sri Sultan mengingatkan pentingnya menjaga dokumen tersebut dengan baik. “Saya mohon Ibu-ibu, Bapak-bapak, sekarang sudah punya sertifikat, ya simpan baik-baik. Ojo didol, disimpan yang baik, hati-hati karena sertifikat itu untuk transaksi ekonomi bagi jual beli tanah,” pesan Sultan.

Ia juga menyinggung manfaat ekonomi dari adanya irigasi pertanian. Peningkatan hasil panen diharapkan mampu menambah pendapatan petani, namun Sultan mengingatkan agar masyarakat tidak bersikap konsumtif. “Ambil disimpan dulu, mungkin untuk anak atau cucu yang memerlukan sekolah. Jangan konsumtif, lebih baik ditabung,” katanya.

Sementara itu, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah DIY dan masyarakat Gunungkidul dalam menjaga serta memanfaatkan sumber air. “Kalau tadi kita melihat air yang mengalir dengan deras dan bersih, saya bisa melihat muka saya sendiri di atas air tadi, saking bersihnya. Gunungkidul dulu kita kenal sebagai daerah yang tandus, sulit air, sehingga tentunya berpengaruh pada sektor pertanian, pangan, dan juga kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, air sangat mendasar, tanpa air tidak ada kehidupan,” ujar AHY.

Menurut AHY, pembangunan jaringan irigasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. “Irigasi merupakan infrastruktur yang sangat diperlukan untuk meningkatkan hasil pertanian kita. Dengan pembangunan irigasi tadi bisa meningkatkan panennya dari dua menjadi tiga kali. Ini sesuatu yang baik, dan mudah-mudahan kita terus bekerja, berikhtiar agar kesejahteraan para petani juga terus meningkat dari waktu ke waktu,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, AHY juga menyerahkan sertifikat tanah kepada 128 penerima yang terdiri atas 25 sertifikat hak pakai untuk Pemerintah Provinsi DIY, tiga surat wakaf untuk pondok pesantren, dan 100 sertifikat hak milik untuk warga. “Sertifikat hak milik ini benar-benar sesuatu yang berharga, dan secara resmi negara menyatakan Bapak Ibu adalah pemegang hak atas tanah yang saat ini Bapak Ibu miliki secara formal. Ini bentuk kehadiran negara dan pemerintah untuk menghadirkan kepastian hukum atas tanah,” tegas AHY.

Menutup sambutannya, AHY menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung pembangunan di DIY. “Ini adalah bentuk kehadiran negara. Kita berharap Bapak Ibu bisa lebih tenang, fokus pada pekerjaan, dan mudah-mudahan di Daerah Istimewa Yogyakarta semakin maju, Pak Gubernur semakin sejahtera, Ibu Bupati Gunungkidul khususnya. Kini kita siap berkolaborasi, kami dari pusat setiap saat siap untuk memberikan dukungan,” pungkasnya.

Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan menambahkan, DIY termasuk provinsi dengan capaian pendaftaran tanah tertinggi secara nasional. “Alhamdulillah Bapak Menko, Yogyakarta adalah salah satu provinsi dengan progres pendaftaran tanah yang tertinggi secara nasional,” ucapnya.

Khusus untuk Kabupaten Gunungkidul, kata Ossy, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2025 telah mencapai hasil maksimal. “Saat ini khusus di Kabupaten Gunungkidul, Ibu Bupati, kami sampaikan bahwa capaian program PTSL pada 2025 ini mencapai 3.500 bidang tanah, dan alhamdulillah Kepala Kantor Pertanahan Gunungkidul beserta jajaran telah menyelesaikan 100% dari PTSL 3.500 bidang tanah ini,” jelasnya.

Ia menutup dengan optimisme terhadap keberlanjutan program tersebut. “Alhamdulillah hari ini sertifikat akan diberikan, dan mudah-mudahan program PTSL ini bisa terus dilanjutkan. Dan yang kami dengar, insyaallah tahun depan akan ada peningkatan volumenya karena ada relaksasi anggaran,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.