Akselerasi BOSP Sangat Membantu Pemulihan Sekolah yang Terdampak Bencana
📅 Rabu, 21 Jan 2026, 23:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Banda Aceh - Salah seorang guru yang juga Plt Kepala SMA Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Ayu Andriani menyatakan bahwa kebijakan akselerasi penyaluran dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) sangat membantu sekolah terdampak bencana.
“Dana akselerasi BOSP ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk merehab mobiler dan pembersihan lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan dengan baik,” kata Ayu Andriani, di Aceh Tamiang, Rabu.
Ayu sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti atas kebijakan akselerasi dana BOSP tersebut, sehingga pemulihan proses pendidikan pascabanjir dapat terus dilakukan.
Ia menjelaskan, banjir yang melanda wilayah tersebut sebelumnya menyebabkan kerusakan cukup parah pada sarana belajar, khususnya meja dan kursi siswa di sekolahnya.
Apalagi, sebagian besar mobiler di sekolah sebelumnya itu merupakan meja dan kursi rakitan berbahan serbuk kayu yang tidak tahan terhadap rendaman air.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kondisinya rusak berat, meja dan kursi yang terbuat dari bahan rakitan rata-rata hancur karena terendam banjir,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Ayu, sekolah tengah melakukan proses reparasi terhadap sejumlah meja dan kursi yang masih memungkinkan untuk diperbaiki. Dalam waktu dekat, mobiler tersebut bakal dilengkapi dengan sandaran agar dapat digunakan kembali secara lebih nyaman oleh siswa.
“Insya Allah, setelah perbaikan ini selesai, anak-anak bisa kembali belajar dengan lebih nyaman. Kami sebagai guru berharap semangat belajar mereka tetap terjaga meskipun sempat terdampak bencana,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan ini, Ayu berharap besar dukungan dari pemerintah pusat terhadap pemulihan pendidikan di Aceh terus berlanjut, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah rawan bencana.
“Jika pendidikan bangkit, maka sektor lainnya juga akan ikut bangkit. Pendidikan adalah fondasi utama,” tegas Ayu Andriani.
Disisi lain, Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin menegaskan bahwa keberlanjutan pembelajaran menjadi prioritas utama meski sarana dan prasarana belum sepenuhnya pulih pascabencana, dan butuh perhatian penuh dari pemerintah pusat.
"Pentingnya dukungan pemerintah pusat dan semua pihak terus berlanjut. Agar pemulihan pendidikan pascabencana dapat berjalan optimal demi masa depan anak-anak Aceh," demikian Murthalamuddin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!