Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akreditasi Satuan Pendidikan Tidak Hanya Administrasi

📅 Minggu, 04 Jun 2023, 18:56 WIB | Oleh:
Akreditasi Satuan Pendidikan Tidak Hanya Administrasi Doc: istimewa
Ket. Ketua Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dunia (PAUD) dan Pendidikan non-formal (PNF), Supriyono (kanan) dan Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Standar Kebijakan Pendidikan (PSKP) Kemendikbudristek, Irsyad Zamzani (kiri), dalam taklimat media, di Jakarta, Rabu (31/5).

JAKARTA - Ketua Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dunia (PAUD) dan Pendidikan non-formal (PNF), Supriyono, mengatakan proses akreditasi satuan pendidikan tidak hanya menilai kelengkapan administrasi. Sesuai arahan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, akreditasi fokus pada kualitas dan performa satuan pendidikan.

"Mendikbudristek mengatakan, akreditasi tidak menggambarkan kualitas. Itu membuat kita mengubah akreditasi yang administratif dari yang tertulis menjadi performansi satuan pendidikan," ujar Supriyono dalam taklimat media di Jakarta, kemarin.

Dia menyontohkan, untuk jenjang PAUD yang dinilai salah satunya ketersediaan fasilitas bermain dan belajar. Begitu juga dengan satuan pendidikan non formal yang pascapandemi juga mengalami peningkatan peminat.

Supriyono menambahkan, penilaian administrasi dalam akreditasi masih penting untung mengecek kelengkapan sebelum penilaian secara kualitas. Untuk itu, para aksesor bertindak tidak sebagai numerator, tapi auditor.

"Jadi akreditasi tidak melihat dari kelengkapan administrasi semata. Penting, tapi bukan kriteria instrumen," jelasnya.

Hasil Akreditasi

Supriyono mengungkapkan, pihaknya memperbesar kuota akreditasi elama periode 2018-2022. Setidaknya sebanyak 122.509 satuan pendidikan telah diakreditasi untuk jenjang Paud dan PNF. "Jumlah tersebut terdiri atas 115.830 satuan PAUD, 1.617 satuan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), dan 5.062 satuan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang merupakan PNF," tuturnya.

Dia menyebut, adanya peningkatan kualitas pelaksanaan akreditasi melalui berbagai pelatihan bagi para asesor. Menurutnya, pelatihan peningkatan kompetensi penting mengintat asesor merupakan ujung tombak pelaksanaan akreditasi.

"Jika asesor yang melakukan tugas penilaian satuan PAUD dan PNF berkompeten dan berkualitas, maka mutu akreditasi pasti terpercaya," tandasnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Standar Kebijakan Pendidikan (PSKP) Kemendikbudristek, Irsyad Zamzani, mengatakan, saat ini akreditasi sangat penting mengingat Paud belum memiliki proses evaluasi seperti Asesmen Nasional. Menurutnya, akreditasi juga bersifat objektif sehingga berguna untuk peningkatan kualitas.

"Hasi akreditasi bukan nilai dan status, tapi feedback dan rekomendasi Paud dan pnf. Satuan pendidikan punya referensi meningkatkan kualitas pembelajaran. Kita advokasikan jadi instrumen refleksi Perencanaan Berbasis Data selain refleksi diri oleh satuan pendidikan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.