Abang None Jakarta 2025 Diharapkan Jadi Duta Budaya dan Pariwisata Ibu Kota
📅 Rabu, 20 Agu 2025, 14:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima sebanyak 36 finalis Abang None Jakarta 2025 di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/8). Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan peran penting Abang None sebagai representasi wajah Jakarta yang bukan hanya kota budaya, tetapi juga kota global.
“Bisa terpilih menjadi finalis dan hadir di Balai Kota adalah sebuah pencapaian luar biasa. Saya tahu perjuangan Abang None tidaklah mudah. Untuk sampai di tahap ini, motivasi terbesar tentu harus datang dari diri sendiri,” kata Gubernur Pramono.
Ia menjelaskan bahwa wawasan kebudayaan menjadi modal utama para finalis untuk membawa citra Jakarta di kancah nasional maupun internasional. Pramono menekankan bahwa meskipun Jakarta adalah pusat pemerintahan dan ekonomi, kota ini tetap berakar pada budaya Betawi sebagai identitas daerah.
“Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 menegaskan budaya Betawi sebagai identitas dan jati diri Kota Jakarta. Namun, Abang None juga harus memahami bahwa Jakarta adalah kota dengan keberagaman budaya dan multi-etnis,” jelasnya.
Gubernur Pramono menilai Abang None Jakarta harus memiliki perspektif luas mengenai peran ibu kota sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata. Data menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada tahun terakhir mencapai 5,18 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,12 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Jakarta sedang bersiap menyambut usia ke-500 tahun pada 2027. Saya berharap Abang None dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan Jakarta menuju kota global yang mampu bersaing, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga internasional,” ungkapnya.
Pramono menambahkan, kehadiran Abang None Jakarta harus memberikan nilai tambah bagi perkembangan kota, terutama dalam mendukung sektor pariwisata dan promosi budaya. Menurutnya, penguasaan pengetahuan tentang Jakarta sangat penting agar para finalis mampu menyampaikan informasi dengan tepat kepada masyarakat luas.
“Tugas utama Abang None adalah mengenal Jakarta dengan baik, lalu mengomunikasikannya kepada masyarakat maupun dunia. Saat ini, Abang None adalah ikon wajah Jakarta. Etalase Jakarta ada pada diri kalian semua. Maka, peran Abang None sangat besar bagi Jakarta,” pungkasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Gubernur Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI berkomitmen untuk memberikan ruang bagi generasi muda, termasuk finalis Abang None, agar dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan. Ia percaya keterlibatan anak muda akan memperkaya proses transformasi Jakarta menuju kota kelas dunia.
Abang None Jakarta sendiri telah menjadi tradisi tahunan yang digelar untuk mencari duta pariwisata, budaya, dan generasi muda yang mampu mempromosikan Jakarta. Ajang ini tidak hanya menonjolkan penampilan, tetapi juga menuntut wawasan luas, komunikasi efektif, serta kemampuan memahami nilai kebhinekaan Jakarta.
Dengan berbagai pesan tersebut, Pramono ingin memastikan bahwa Abang None Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai simbol seremonial, melainkan juga motor penggerak dalam memperkenalkan Jakarta secara global. Peran mereka diharapkan mampu memperkuat posisi Jakarta sebagai kota budaya, pariwisata, dan ekonomi yang berdaya saing tinggi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!