5 Makanan yang Bisa Membuat Tambah Lapar
📅 Sabtu, 26 Okt 2024, 11:00 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Eat This, Not That/Shutterstock
Tak sedikit beberapa makanan atau camilan yang dikonsumsi justru menimbulkan rasa lebih lapar setelah memakannya. Keadaan ini tidak jarang terjadi, dan banyak perusahaan makanan yang menyadarinya.
Tapi bagi yang ingin merasa kenyang dan kenyang setelah makan sesuatu, bukannya lebih lapar dari sebelumnya, ada banyak taktik untuk mencapai hal ini. Dalam hal memilih makanan yang akan membuat kita merasa kenyang, ada beberapa nutrisi klasik yang terkait dengan peningkatan kepuasan.
"Protein, serat dan lemak sehat adalah nutrisi yang meningkatkan rasa kenyang, karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Anda akan mendapatkan hasil yang lebih baik jika Anda menggabungkan nutrisi ini bersama-sama," kata Alyssa Smolen, MS RDN CDN, dikutip dari Real Simple, Jumat (25/10).
Dengan informasi ini, bisa disimpulkan bahwa makanan yang rendah atau bebas dari nutrisi ini tidak akan membuat rasa kenyang setelah menikmatinya.
"Umumnya, karbohidrat rendah serat akan membuat Anda merasa lebih lapar setelah makan, karena kekurangan serat dan protein untuk membuat Anda kenyang dan puas," jelas Meggie Connelly MS, RDN, LDN.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Berolahraga secara teratur, mengonsumsi obat-obatan tertentu, hamil, mengalami masa pubertas, dan memiliki diagnosis medis tertentu juga dapat meningkatkan rasa lapar," tambah Smolen.
Pembatasan kalori dan makan dalam porsi kecil juga sering kali meningkatkan nafsu makan, membuat Anda lebih mungkin untuk makan sesuatu yang lain segera setelah menyelesaikan apa pun yang Anda makan.
Kue dan Biskuit
Sebaiknya Anda baca juga:
Kue dan biskuit sering kali membuat ingin makan lebih banyak karena nilai gizinya yang rendah. Faktanya, sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa makanan dengan indeks glikemik rendah, seperti makanan penutup klasik ini, sebenarnya dapat merangsang dan memperburuk rasa lapar. Untungnya, kue dan biskuit dapat dibuat lebih mengenyangkan (dan lebih sehat) dengan menggunakan tepung gandum, selai kacang, kacang cincang, biji-bijian, dan buah kering.
"Jika Anda dapat mengonsumsi karbohidrat sederhana atau olahan tersebut dengan makanan yang seimbang, seperti mengonsumsi makanan penutup di akhir waktu makan, bukan dua atau tiga jam setelahnya, Anda dapat memperoleh manfaat dari serat dan protein yang dikonsumsi saat makan untuk membuat Anda tetap kenyang dan puas," ujar Connelly.
Roti Putih
Meskipun roti putih dapat membawa kembali kenangan masa kecil, karbohidrat olahan ini cenderung membuat Anda merasa siap untuk makan camilan lain setelah mengonsumsinya.
"Karbohidrat sederhana atau olahan yang kurang serat tidak akan membuat Anda kenyang dan puas," kata Connelly.
Dan meskipun roti putih tentu saja dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang dalam rutinitas makan yang seimbang, alternatif yang bagus yang akan membuat Anda merasa lebih puas adalah roti gandum. Poin bonus jika roti gandum mengandung lemak sehat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!