Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

2.500 Jamaah Umrah Sumbar Tak Bisa Pulang ke Tanah Air Imbas Serangan AS-Israel ke Iran

📅 Senin, 02 Mar 2026, 19:21 WIB | Oleh:
2.500 Jamaah Umrah Sumbar Tak Bisa Pulang ke Tanah Air Imbas Serangan AS-Israel ke Iran Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki saat diwawancarai di Kota Padang, Senin (2/3).

KOTA PADANG - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) memperkirakan sebanyak 2.500 orang jamaah umrah asal provinsi tersebut masih terkendala pulang ke Tanah Air menyusul meningkatnya eskalasi di kawasan Timur Tengah.

"Kita perkirakan untuk jamaah umrah Sumatera Barat mencapai 2.500 orang, karena dalam seminggu itu yang diberangkatkan rata-rata 1.000 orang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj Sumbar M. Rifki di Kota Padang, Senin (2/3).

Hal tersebut disampaikan M. Rifki menyikapi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang turut berimbas langsung kepulangan maupun keberangkatan jamaah umrah asal Indonesia, khususnya dari Ranah Minang.

Rifki menyebut jumlah jamaah umrah asal Sumbar tersebut bisa saja lebih dari 2.500 orang karena terdapat jamaah umrah musiman yang sebelumnya juga bertolak ke Arab Saudi.

"Jadi diperkirakan sekitar 2.500 sampai 3.000 orang jamaah umrah asal Sumbar yang mungkin sedang berada di Arab Saudi," sebut dia.

Berdasarkan data yang disampaikan Kemenhaj RI saat ini terdapat sekitar 58 ribu orang jamaah umrah Indonesia yang masih tertahan di Kota Makkah maupun Madinah. Puluhan ribu orang jamaah itu masih menunggu kepastian kepulangan ke Tanah Air.

Menyusul ketegangan dan eskalasi konflik yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel serta melibatkan beberapa negara di kawasan Timur Tengah, Kemenhaj Sumbar telah mengambil kebijakan dan meminta pihak travel umrah untuk menunda keberangkatan calon jamaah umrah terhitung Senin (2/3/2026).

"Mulai hari ini sudah tidak diberangkatkan lagi pesawat umrah ke Tanah Suci, mengingat eskalasi politik dan juga keamanan di Timur Tengah," ujarnya.

Kemenhaj RI mengimbau calon jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya seiring dengan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan imbauan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.