Dekarbonisasi Transportasi Dikebut, Kemenhub Hadapi Tantangan Emisi fosil
Minggu, 08 Nov 2026, 11:40 WIB | Oleh: Tim PenulisArif menekankan pelaksanaan peta jalan membutuhkan koordinasi antarsubsektor serta pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, kemajuan pelaksanaan dapat diukur dan menjadi dasar perbaikan kebijakan.
"Implementasinya tentu memerlukan komitmen, koordinasi lintas subsektor, serta pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan agar target yang telah ditetapkan dapat diwujudkan secara nyata,” tegasnya.
Dokumen Peta jalan ini diharapkan memperkuat kontribusi sektor transportasi terhadap pencapaian komitmen penurunan emisi nasional serta target emisi nol bersih pada 2060. Pelaksanaannya didukung dengan penguatan inventarisasi emisi serta sistem pemantauan, pelaporan, dan verifikasi.
“Dokumen Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi ini memperkuat kebijakan dan pelaksanaan aksi mitigasi di lingkungan Kementerian Perhubungan serta memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) nasional,” kata Arif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!