Harga Beras Naik di Zona 2 dan 3, Bapanas Perintahkan Bulog Gaspol Salurkan SPHP & Bantuan Pangan
Sabtu, 07 Nov 2026, 20:30 WIB | Oleh: Tim RedaksiData BPS menunjukkan beras tidak lagi jadi penyumbang besar inflasi. Inflasi pangan bulanan (volatile food) melandai ke 0,77% pada Oktober, dari 1,46% pada September.
Inflasi beras bulanan Oktober hanya 0,08%, turun drastis dari 0,80% pada September yang merupakan angka tertinggi sepanjang 2026.
Per 5 November, rata-rata harga beras premium nasional Rp 16.214/kg dan medium Rp 13.715/kg. Harga premium naik tipis 0,09% dibanding sebulan lalu, sedangkan medium justru turun 0,08%.
Produksi Tetap Terjaga
Sebaiknya Anda baca juga:
Produksi beras Januari-Agustus 2026 mencapai 25,28 juta ton, naik tipis 0,07% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 25,26 juta ton. Pemerintah terus
mendorong petani meningkatkan produktivitas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!