Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hutan Alas Roban Kebakaran, Petugas Berjibaku

2 Senin, 02 Nov 2026, 16:11 WIB | Oleh:
Hutan Alas Roban Kebakaran, Petugas Berjibaku Hutan Alas Roban Kebakaran, Petugas Berjibaku Doc: ANTARA/Irfan Sumanjaya
Ket. Ilustrasi. Api membakar vegetasi di kawasan Gunung Arjuno, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (20/10). Upaya Pemadaman melibatkan puluhan petugas gabungan Polri, Polisi Hutan, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan relawan.

BATANG -- Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bergerak cepat melakukan pemadaman api guna mencegah meluasnya kebakaran yang melanda kawasan hutan Perhutani Alas Roban, di Kecamatan Gringsing.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Batang Pandam Harjito di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa kasus kebakaran hutan milik Perhutani tersebut terjadi pada Minggu (1/11) malam dan kini sudah dapat dipadamkan.

"Kami menerima panggilan darurat melalui Call Center 112 pada Minggu malam dan tim Pos Damkar Limpung langsung dikerahkan ke lokasi musibah untuk memadamkan kobaran api agar tidak meluas ke lokasi lain," katanya.

Menurut dia, kebakaran yang melanda lahan seluas tiga hektare yang berada tepat di tepi Jalan Raya Banyuputih-Gringsing atau dekat jalur penyelamat Alas Roban sudah dapat dipadamkan.

"Satu unit armada dari Pos Pemadam Kebakaran Limpung bersama empat personel dikerahkan untuk melakukan penanganan di lapangan," katanya.

Ia mengatakan saat pemadaman tim petugas pemadam kebakaran sempat menghadapi hambatan geografis karena lokasi kobaran api berada di area lereng yang curam sehingga unit kendaraan pemadam tidak mampu mendekati pusat lokasi kebakaran.

Upaya pemadaman kobaran api, kata dia, terpaksa petugas harus merayap turun ke tebing dan memadamkan api secara manual menggunakan alat seadanya.

Ia mengatakan pada kasus kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan ada korban jiwa maupun kerugian material bangunan.

Namun demikian, kata dia, kasus kebakaran hutan di petak 79-E tersebut belum diketahui penyebab pasti pemicu timbulnya kobaran api itu.

"Ya, kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang," katanya.

Camat Gringsing Ridho Budi Kurniawan mengatakan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 3 hektare.

"Yang terbakar semak-semak di bagian bawah, bukan pohon jatinya. Lokasinya juga dipastikan jauh dari permukiman penduduk," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Suriah Gagalkan Serangan Sa...
Luar Negeri
Sahara Barat Dibayangi Anca...
Luar Negeri
Redam Perang Dagang, AS-Kan...
Daerah
Lakukan Penganiayaan Tiga P...
Luar Negeri
Yordania Sita Senjata Api S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.