Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Gunungkidul Jadi Pionir Nasional Program PPKH

29 Kamis, 29 Okt 2026, 11:15 WIB | Oleh:
Gunungkidul Jadi Pionir Nasional Program PPKH Gunungkidul Jadi Pionir Nasional Program PPKH Doc: Dok. Pemkab Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, — Kabupaten Gunungkidul menjadi pionir nasional pelaksanaan Program Pembangunan Kesejahteraan Holistik (PPKH), sebuah model yang mengintegrasikan berbagai sektor dalam menangani persoalan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga lembaga di tingkat desa dengan intervensi mulai dari kesehatan, pendidikan, keluarga, hingga ketahanan sosial.

PPKH diluncurkan bersamaan dengan pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) PPKH di Auditorium Taman Budaya Gunungkidul, Rabu (28/10/2026). Gunungkidul ditetapkan sebagai pilot project dengan model koordinasi lintas sektor yang direncanakan dapat direplikasi di daerah lain.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan pembentukan Satgas PPKH berawal dari perhatian pemerintah daerah terhadap persoalan kesehatan jiwa, termasuk munculnya kasus bunuh diri. Saat tercatat lima kasus, Pemkab Gunungkidul berkonsultasi dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Atas arahan Gubernur DIY, Pemkab Gunungkidul kemudian bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) beserta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

“Menindaklanjuti pertemuan tersebut, Menko PMK merespons cepat dengan mengutus Deputi dan Asisten Deputi (Asdep) untuk turun langsung ke lapangan dalam waktu seminggu hingga dibentuknya Satgas PPKH.” ungkap Bupati Endah.

Operasional Satgas PPKH dipimpin Asisten Sekretaris Daerah 2 Gunungkidul Chairul Agus Mantara. Satgas bertugas mengoordinasikan pelaksanaan program sekaligus membangun komunikasi dengan kementerian, lembaga, dan perguruan tinggi yang terlibat.

Sedikitnya sembilan kementerian dan lembaga dilibatkan dalam PPKH, antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, BKKBN, serta LPDP.

Kolaborasi juga dilakukan dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui keterlibatan enam fakultas. Salah satunya Fakultas Pertanian yang diarahkan untuk terjun dalam kegiatan masyarakat guna memperkuat ketahanan sosial dan harapan hidup warga.

“Selain instansi pemerintah, akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) juga dilibatkan secara aktif melalui kerja sama dengan enam dekan di UGM. Salah satunya adalah Fakultas Pertanian UGM yang bakal turun langsung mengintervensi kegiatan kemasyarakatan guna meningkatkan ketahanan sosial dan harapan hidup warga.” ujar Bupati.

Di sektor pendidikan, intervensi Kemenko PMK telah menyasar 172 satuan pendidikan di Gunungkidul melalui pengerjaan fisik maupun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang masih berjalan.

Sektor kesehatan menjadi bagian lain dari pendekatan PPKH. Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan RI dr. Maria Endang Sumiwi menjelaskan, sebanyak 12 hingga 16 psikolog klinis diterjunkan dan ditugaskan di puskesmas di Kabupaten Gunungkidul untuk memperkuat pelayanan kesehatan jiwa.

Intervensi di tingkat masyarakat juga dilakukan melalui kegiatan olahraga di desa untuk membangun semangat positif dan resiliensi. Program lainnya meliputi edukasi positive parenting, pelatihan pertolongan pertama pada luka psikologis atau psychological first aid, serta peningkatan kemampuan deteksi dini masalah kesehatan jiwa.

PPKH turut menggerakkan Posyandu, PKK, dan puskesmas pembantu (pustu). Pertemuan berkala di tingkat pustu disiapkan bagi keluarga yang mendampingi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) maupun penderita penyakit kronis sebagai bagian dari penguatan dukungan sosial.

Maria menilai penyelesaian persoalan kesehatan jiwa tidak dapat hanya dibebankan kepada sektor kesehatan. Berbagai persoalan yang bermuara pada kondisi kesehatan membutuhkan intervensi lintas sektor sekaligus kepemimpinan pemerintah daerah.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M. mengatakan PPKH merupakan revitalisasi dari langkah yang sebelumnya telah dirintis Pemkab Gunungkidul.

“Sebagai pionir, model koordinasi lintas sektor dan ekosistem pendukung yang dibangun di Gunungkidul ini rencananya akan direplikasi di berbagai kabupaten/kota lain di Indonesia yang menghadapi permasalahan serupa.” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Museum Sumpah Pemuda di Jakarta

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Museum Sumpah Pemuda di Jak...
Nasional
Realisasi penyaluran tunjan...
Megapolitan
Kurangi Risiko Banjir, Pemp...
Megapolitan
Atasi Banjir di Jakarta Tim...
Megapolitan
Aksi kritik eskalator Sky B...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.