Cegah Pohon Tumbang, Sudin Tamhut Jaksel Pangkas dan Tebang 23 Pohon di Kebayoran Lama.
Kamis, 29 Okt 2026, 11:44 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Selatan memangkas dan menebang 23 pohon yang dinilai rawan tumbang di 12 titik berbeda wilayah Kecamatan Kebayoran Lama.
"Wilayah Kecamatan Kebayoran Lama sering kita lakukan pemangkasan karena memang laporannya cukup banyak. Hari ini kita lakukan pemangkasan dengan optimal," kata Pengawas Penopingan Sudin Tamhut Jakarta Selatan Sobari di Jakarta, Kamis.
Sobari mengatakan upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko pohon tumbang, terutama saat hujan disertai angin kencang.
Terlebih, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dan aduan masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
Sobari menjelaskan dari 23 pohon yang ditangani, sebanyak 20 pohon dipangkas dengan kategori sedang, sedangkan tiga pohon lainnya ditebang.
"Penanganan dilakukan berdasarkan kondisi dan tingkat kerawanan masing-masing pohon," katanya.
Menurutnya, pohon yang dipangkas maupun ditebang umumnya memiliki sejumlah indikasi membahayakan, seperti batang keropos, pohon mati, serta batang atau dedaunan yang menutupi pencahayaan jalan dan mengganggu kabel udara.
Penanganan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko pohon tumbang yang berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun pengguna jalan.
"Mudah-mudahan dengan sudah dirapikan pohon-pohon tersebut, nantinya saat terjadi hujan disertai angin kencang tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Farnanda Muhajirin, mengapresiasi Pasukan Hijau yang rutin melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang.
Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah kecelakaan akibat pohon tumbang, terutama di sepanjang akses jalan yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas.
"Semoga petugas terus diberikan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. Sehingga, dapat terus melayani masyarakat dengan optimal," kata Farnanda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!