Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Benarkah Konsumsi Kunyit Bisa Turunkan Tekanan Darah? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

29 Kamis, 29 Okt 2026, 11:58 WIB | Oleh:
Benarkah Konsumsi Kunyit Bisa Turunkan Tekanan Darah? Ini Fakta yang Perlu Diketahui Benarkah Konsumsi Kunyit Bisa Turunkan Tekanan Darah? Ini Fakta yang Perlu Diketahui Doc: Antara foto/Istockphoto
Ket. Ilustrasi - Minuman yang dibuat dari madu dan kunyit.

JAKARTA - Kunyit mengandung kurkumin, senyawa dengan sifat antiradang dan antioksidan yang bisa mendatangkan manfaat bagi kesehatan.

Menurut siaran Health pada Rabu (28/10), hasil-hasil penelitian menunjukkan kaitan konsumsi rutin kunyit dengan penurunan tekanan darah. Manfaat ini mungkin berhubungan dengan sifat anti-radang kurkumin.

Dokter ahli pengobatan fungsional Elliot Hirshorn menyampaikan bahwa peradangan kronis berkontribusi pada perkembangan hipertensi.

Para peneliti mendapati sifat antiradang kurkumin bisa membantu mengatur tekanan darah dengan cara merelaksasi pembuluh darah, yang pada gilirannya akan membantu menurunkan tekanan darah.

Hirshorn menjelaskan pula bahwa penebalan dan pengerasan dinding arteri akibat stres oksidatif dan peradangan seiring waktu dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

"Kurkumin memiliki sifat antifibrotik yang dapat membantu mencegah, bahkan membalikkan sebagian dari fibrosis tersebut," katanya.

Di samping itu, menurut dia, kurkumin dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam melebarkan pembuluh darah, yang pada akhirnya akan menurunkan tekanan darah.

"Sebagai antioksidan yang kuat, kurkumin dapat mengurangi kerusakan pada lapisan terdalam pembuluh darah," katanya.

Kunyit bisa dijadikan sebagai bumbu masakan atau dikonsumsi dalam bentuk minuman maupun suplemen.

Namun, orang yang mengalami hipertensi ringan, stres oksidatif, atau peradangan dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi suplemen kunyit.

Hirshorn menganjurkan penderita hipertensi tingkat sedang hingga berat dengan risiko kardiovaskular menjalani pengobatan sesuai standar medis, dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika ingin menambahkan kunyit sebagai pelengkap pengobatan.

Ia mengingatkan bahwa mengonsumsi kunyit secara rutin juga menimbulkan potensi interaksi obat atau masalah kesehatan seperti pengenceran darah, masalah pencernaan, dan batu ginjal.​​​​​​​

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Buruan Tambah Daya Listrik,...

Para Nelayan Panen Raya Ikan Berikut, Ekonomi Membaik

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Nelayan Panen Raya Ika...
Rona
Kesuksesan Pembangunan Diuk...

Mengkritisi Perpres Soal BBM dan LPG, Harga Harus Murah

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Mengkritisi Perpres Soal BB...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.